MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT* SELURUH JAJARAN PEMIMPIN UMUM, PEMIMPIN REDAKSI, WARTAWAN DAN KARYAWAN HARIAN9 MENYAMPAIKAN TURUT BERDUKA CITA ATAS WAFATNYA BAPAK PROF. Dr. Ing H. BJ. HABIBIE. IN SYAA ALLAH HUSNUL KHATIMAH. SEMOGA ALLAH MEMBERIKAN TEMPAT TERBAIK DI SURGA-NYA. AAMIIN"

Diduga Akibat Persoalan Keluarga, Seorang Pria Tewas Dibacok Iparnya

harian9 author photo

PALUTA| H9
Seorang pria bernama Rinto Harahap (27) ditemukan tewas bersimbah darah di dalam toko grosir miliknya. Korban diketahui tewas dibacok oleh abang iparnya sendiri Tamba Nasution (38) yang diduga akibat persoalan keluarga. Peristiwa ini terjadi di Desa Mananti, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) sekira pukul 09.30 WIB, Jum'at (12/7).

Salah satu warga Uwan Harahap didampingi Mulia Hasibuan dan Monang Hasibuan mengatakan bahwa saat itu mereka sedang berada di warung kopi disebelah rumah dan toko grosir milik korban.

Saat itu mereka melihat pelaku keluar dari rumah korban dan juga memberitahukan kepada pengunjung warung kopi bahwa pelaku sudah melakukan pembunuhan dan terus berjalan menuju rumahnya yang berjarak 70 meter dari rumah korban.

"Pelaku sempat ngomong madung hubunuh ia (sudah ku bunuh dia)," kata saksi mata bermarga Harahap itu menirukan ucapan pelaku.

Setelah mendengar pengakuan pelaku, mereka langsung masuk ke dalam toko grosir dan menemukan korban dalam keadaan sudah tidak bernyawa lagi dengan posisi telungkup di lantai bersimbah darah dan potongan tangan kiri di temukan di atas meja.

Kapolsek Padang Bolak AKP Zulfikar menceritakan kronologis kejadian bahwa sekira pukul 10.00 WIB didapatkan informasi tentang adanya kejadian pembunuhan di Kecamatan Ujung Batu, Paluta.

Mendapat informasi itu, pihaknya langsung berangkat ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan setelah sampai di TKP benar telah terjadi pembunuhan terhadap seorang laki-laki yang bernama Rinto Harahap (27) yang kondisinya saat itu telah terkapar didalam toko grosir milik korban.

Pada tubuh korban ditemukan ditemukan luka robek di kepala, luka robek di leher dan juga luka robek di punggung. Selain itu juga telah terjadi luka robek di bahu kiri dan tangan kiri terputus. Sedangkan barang bukti kejahatan yang disitu petugas berupa sebilah egrek dengan tiang kayu sepanjang satu meter dan pakaian milik pelaku yang sudah di penuhi bercak darah. 

"Sudah dilakukan olah TKP dan identifikasi dan barang bukti nya juga sudah diamankan," katanya.

Terpisah, Kapolres Tapsel AKBP Irwa Zaini Adib melalui Kasat Reskrim AKP Alexander Piliang membenarkan adanya kasus tindak pidana pembunuhan di Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Paluta. 

Tambahnya, identitas pelaku juga sudah diketahui dan dibantu personil Polsek Padang Bolak, pihaknya sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku yang usai melakukan kejahatan langsung melarikan diri. 

"Iya benar, saat ini petugas sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku," pungkasnya. (Dek9)
Editor: Mardan H Siregar

Kapolsek Padang Bolak AKP Zulfikar bersama petugas medis saat memeriksa dan mengevakuasi jenazah korban pembunuhan di Desa Mananti, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Paluta, Jumat (12/7). (Ist/Akhir S Rambe)






Komentar Anda

Berita Terkini