MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT# DIJUAL SEBIDANG TANAH DI DISKI KECAMATANG SUNGGAL KABUPATEN DELISERDANG, UKURAN 12M x 18M, SK CAMAT HARGA Rp. 100JUTA, BERMINAT HUBUNGI 081370413190 (WAK SU)

Pelepasan Tukik Tuntong Dilakukan Bersamaan Dengan Peresmian Kantor FM

harian9 author photo

ACEH TAMIANG| H9
Pertamina EP Field Rantau melepaskan 719 anakan Tukik Tuntong laut kehabitatnya di pesisir pantai Ujung Tamiang, Kampung Pusong Kapal, Kecamatan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (11/7/2019).

Rizal Risnul Wathan General Manager Pertamina EP Asset 1  mengatakan, "pelestarian spesies Tuntong laut (Batagur Borneoensis) dilakukan agar salah satu kekayaan keanekaragaman hayati nasional dan daerah Aceh Tamiang ini masih dapat berperan menjaga keseimbangan ekosistem perairan hutan bakau dan masih bisa dilihat oleh generasi mendatang," terangnya.

Sebanyak 719 ekor yang berhasil menetas, diperoleh dari 60 sarang yaitu sepanjang patroli yang dilakukan sampai akhir 2018 dan awal 2019.

(Foto: Amnur Dani)

"Kegiatan pelepasan anak Tukik Tuntong laut sebagai bentuk nyata komitmen Pertamina EP dalam pelestarian lingkungan dan perlindungan satwa langka, tentunya hal tersebut tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Daerah Aceh Tamiang serta elemen masyarakat,” ungkap Rizal Risnul.

Pada kesempatan yang sama Operation dan Production Director, Chalid Said Salim mengatakan,"Tuntong laut sendiri memiliki prioritas sangat tinggi dalam status satwa langka dan juga sudah diatur dalam Qanun nomor 3 Tahun 2016 dan untuk hal tersebut Pertamina Rantau telah melakukan gerakan penyelamatan dan sadar wisata dengan membentuk Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Pusung Kapal," jelasnya.

Penyelamatan yang kami lakukan ini adalah dengan menggunakan metode ex-situ, yaitu dengan meninggalkan habitat alaminya yang kemudian dilepas kembali ke alam setelah beberapa waktu, dan dari beberapa percobaan bahwa metode ini lebih efektif dalam usaha penyelamatan tuntong laut.

Selain melepaskan anakan Tukik Tuntong laut, Pertamina EP Rantau Field bersama stakeholders lainnya juga melakukan penanaman pohon cemara sebanyak 500 pohon di areal habitat tuntong yang merupakan kawasan  area wisata mangrove dan dikelola oleh Pokdarwis sebagai salah satu usaha pengembangan wisata di pesisir pantai ujung Tamiang.

Melalui Rumah Informasi Tuntong (RIT) telah dilakukan sekolah lapang konservasi dan school visit ke RIT sebanyak 473 kunjungan, survey populasi dan habitat, penelitian spesies, penanaman 11.000 bibit pohon bakau, 1000 pohon cemara serta kegiatan coastal clean up bersama pramuka, komunitas dan sekolah-sekolah di Aceh Tamiang.

"Semoga khtiar kita dalam usaha pelestarian tuntong laut tersebut memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar, baik secara langsung dan tidak langsung, termasuk menciptakan kemandirian masyarakat dengan wawasan pelestarian lingkungan, sehinga dapat menjadi salah satu warisan bagi anak-cucu kita di masa mendatang," harap Chalid

Pada tempat berbeda dilakukan peresmian kantor Field Manager (FM) Pertamina EP Rantau.

Terpantau dilokasi kegiatan turut hadir Bupati Aceh Tamiang, Kapolres Aceh Tamiang, Dandim 0117/Aceh Tamiang, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, Kepala Bagian Humas Sekdakab Aceh Tamiang, serta para tamu undangan lainnnya. (Dani9)
Editor: Mardan H Siregar

(Foto: Amnur Dani)


Komentar Anda

Berita Terkini