MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT"

Bupati Tapsel Sampaikan Rancangan KUA-PPAS APBD TA. 2020

harian9 author photo

TAPSEL| H9
Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Syahrul M. Pasaribu menyampaikan rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tapsel Tahun Anggaran (TA) 2020 pada rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di Gedung DPRD Tapsel, Jalan Prof Lafran Pane, Sipirok, Senin (5/8)

Paripurna penyampaian Rancangan KUA dan PPAS APBD TA. 2020 dipimpin Ketua DPRD Tapsel H. Rahmat Nasution, didampingi Wakil Ketua DPRD Tapsel Husin Sogot Simatupang dan Naswardi Sihaloho, dihadiri anggota DPRD Tapsel, Wakil Bupati (Wabup) Tapsel Ir. Aswin Efendi Siregar, MM, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Tapsel Drs. Parulian Nasution, MM, Sekretaris DPRD Darwin Dalimunthe, para Asisten, Staf Ahli Bupati, pimpinan OPD, Camat, Kepala Bagian Setdakab Tapsel dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu mengatakan,  pedoman penyusunan APBD TA. 2020 menjelaskan tentang tahapan dan jadwal proses penyusunan APBD, yang tujuannya guna memenuhi amanah konstitusi serta untuk menjamin konsistensi dan percepatan pembahasan rancangan KUA dan PPAS.

Dikatakannya, kemampuan keuangan daerah untuk tahun 2020 relatif mengalami peningkatan yang cukup berarti. Dimana perkiraan pendapatan daerah tahun 2020 meningkat sekitar Rp. 61.390.024.444, dibanding APBD induk tahun 2019. Namun, peningkatan tersebut juga diimbangi dengan kewajiban yang tidak bisa tidak harus kita akomodir untuk dialokasikan pada R.PABD tahun 2020, seperti alokasi dana kelurahan (ADK) dikisaran Rp 27 miliar.

Selain itu, lanjut dia, dana alokasi umum (DAU) pun meningkat sebesar Rp10.409.180.845, dibanding APBD induk TA 2019 yang penggunaannya untuk penyesuaian belanja pegawai daerah yang saat ini berstatus CPNS. Dana desa juga meningkat sebesar Rp5.032.538.370, alokasi langsung ke pemerintah desa, dan item lainnya.

“ Sehingga pada hakekatnya dana yang tidak mengikat (bebas) yang dapat kita gunakan pada tahun anggaran 2020 cenderung mengalami penurunan dibanding APBD induk TA. 2019, oleh karena itu rata - rata OPD Kab. Tapsel kita lakukan efisiensi akan tetapi diharapkan tidak sampai mengganggu perangkat daerah dimaksud dalam melakukan tugas, pokok dan fungsinya, “ ujar Syahrul.

Disisi lain, pada beberapa OPD sebenarnya dibutuhkan peningkatan anggaran seperti Dinas Pariwisata sebagai konsekwensinya telah ditetapkannya Perda tentang Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah, Dinas Perhubungan serta perangkat daerah lainnya.

Adapun struktur pendapatan, belanja dan pembiayaan pada rancangan KUA dan PPAS APBD TA. 2020 adalah berimbang dan dinamis, dimana kelompok pendapatan dan belanja daerah defisit sebesar Rp. 1.930.564.170 sementara kelompok penerimaan dan pengeluaran pembiayaan daerah surplus sebesar Rp. 1.930.564.170.

“ Hal itu perlu kami sampaikan juga bahwa rancangan KUA dan PPAS TA. 2020 yang kami sampaikan ini masih bersifat indikatif, dimana masih memungkinkan terjadinya perubahan apabila rincian transfer ke daerah sudah ditetapkan oleh Kemenkeu RI, namun diharapkan tidak mengalami perubahan yang signifikan, terang Syahrul, ” katanya.

Untuk itu diharapkan seluruh pokok - pokok rancangan KUA dan PPAS APBD Tapsel TA. 2020 ini, untuk dapat dibahas, disepakati dan selanjutnya akan dijadikan sebagai acuan penyusunan R.APBD Kab. Tapsel TA. 2020.

Usai memberikan sambutan, dilanjutkan dengan penyerahan Rancangan KUA PPPA APBD TA 2010 oleh Bupati Syahrul M Pasaribu kepada Ketua DPRD H, Rahmat Nasution, S.Sos, disaksikan pimpinan DPRD.  (Wan9)




Komentar Anda

Berita Terkini