MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT"

Kapolrestabes Pimpin Sertijab Kapolsek Medan Kota, Helvetia, Percut Seituan, Kasiwas Dan Kasi Tipol

harian9 author photo
Usai Dilantik, Wakapolrestabes Medan Didampingi Nyonya Rudi Rifani, Salami Kapolsek Helvetia AKP Sah Udur Sitinjak, SH, SIK, MH. (Joko Hendro)

MEDAN| H9
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr H.  Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi pimpin Sertijab Kapolsek Medan Kota, Kapolsek Medan Helvetia, Kapolsek Percut Seituan ,Kasiwas, dan Kasitipol Polrestabes Medan di lapangan Apel Mapolrestabes Jalan H M Said No  1 Medan, Kamis (15/8/2019).

Acara Sertijab ini dihadiri Wakapolrestabes Medan AKBP Rudi Rifani, SH, SIK, MH, Ketua Bhayangkari Cabang Kota Besar Medan, para Kabag, Kasat, Kasi, Kapolsek jajaran Polrestabes Medan dan personel Polrestabes Medan lainnya.

Adapun yang Disertijab adalah Kapolsek Medan Kota Dari Kompol Revi Nurvelani, SH, SIK, MH, diserah terimakan Kepada AKP Muhammad Rikki Ramadhan, SH, SIK,Kapolsek Percut Seituan dari Kompol Subroto, SH, Kepada Kompol Aris Wibowo, SH, SIK, MH, Kapolsek Helvetia Dijabat Oleh AKP Sah udur TM Sitinjak, SH, SIK, MH, Kasiwas Dijabat Oleh AKP Marolop Sirait dan Kasitipol dijabat Oleh Kompol Bustami, SH.

Kapolrestabes mengatakan, kegiatan sertijab ini adalah memiliki dua sisi aspek kemanfaatan yang pertama sebagai suatu hal yang sudah rutinitas bagi organisasi yang harus hidup dan berkembang bagi diri personil. Organisasi Polri semacam ini serah terima jabatan ataupun melaksanakan tugas baik itu secara Tour Of Duty maupun Tour Of Area pekerjaannya dilakukan dari satu pekerjaan yang berbeda dengan pekerjaan yang lain berarti dari satu tempat ke tempat yang lain dan itu sudah dilaksanakan oleh personil yang serah terima jabatan hari ini ini dilakukan dalam rangka pembinaan karir sehingga semakin baik dan semakin berpengalaman dalam melaksanakan tugas di berbagai bidang.

Pembinaan karir ini penting untuk meningkatkan kualitas dari diri personil tersebut.diharapkan tentu kualitas personil ini akan terus meningkat, akan memberikan dampak pada kinerja organisasi bagi organisasi sendiri dan sekalian peningkatan kualitas sumber daya manusia yang dilakukan dengan pemindahan. 

Ini dilakukan untuk mendongkrak kinerja organisasi mampu dipercaya oleh masyarakat karena kepercayaan masyarakat ini sangat menentukan eksistensi keberadaan organisasi Polri di dalam lingkungan yang demokratis. 

Kepercayaan masyarakat yang rendah akan mengakibatkan Polri dapat saja di reformasi bahkan di reposisi karena tidak efektif dan tidak efisien dan dianggap oleh masyarakat tidak mampu memberikan pelayanan dan ini tidak boleh terjadi eksistensi Polri dengan dengan format Kepolisian nasional.

"Harus terus kita jaga dan kita tunjukan kepada masyarakat bahwa bentuk kepolisian di negara Indonesia semacam ini mampu secara efektif memberikan pelayanan kepada masyarakat dari pemeliharaan keamanan, penegakan hukum maupun pemeliharaan pelayanan harkamtibmas maupun perlindungan, pengayoman dan pelayanan masyarakat,"ujarnya, Kamis (15/8/2019).

Ketiga hal tersebut merupakan tugas pokok yang harus dijalankan dan di dalam organisasi tersebut kualitas sumber daya manusia sangat menentukan karena sumber daya manusia ini adalah merupakan jiwa organisasi kepolisian.

Yang luar biasa, berkualitas yang jumlahnya walaupun sedikit tapi sangat menentukan apalagi banyak, tentu kita harapkan semua sumber daya manusia didalam organisasi Polri ini memiliki kualitas yang baik, namun tidak semuanya karena ada beberapa juga yang kita lihat melakukan pelanggaran dengan kinerja yang buruk.

Pada Sertijab hari ini yaitu, tingkat Kapolsek dan tingkat kasi didalam organisasi Polrestabes Medan merupakan level yang sangat penting dan menentukan dengan Wakapolres kemudian para Kabag, Kasat dan Kasi pendukung Kapolsek pelaksana di lapangan. Kalau pimpinan yang duduk di posisi jabatan ini tidak mampu memberikan suatu kontribusi yang penting bagi kepentingan organisasi pada kinerja organisasi juga tidak akan tercapai.

Beberapa prioritas pelaksanaan tugas yang harus dihadapi dalam bidang operasional yaitu : 
Pertama masalah terorisme dan 3C. Kedua keberadaan potensi konflik sosial harus di petakan di wilayah masing -masing. Ketiga masalah narkoba. Ketiga hal ini menjadi prioritas di samping kegiatan - kegiatan lain tentu strategi politik yang dijalankan harus mampu untuk mencegah dan mengidentifikasi meningkatnya gangguan Kamtibmas tersebut.

Oleh karena itu lakukan kegiatan mulai dari membangun kesadaran masyarakat terutama untuk menghadapi 3C, Poskamling, PAM Swakarsa itu dihidupkan Kembali.untuk Kapolsek saya minta itu dilaksanakan. 

"Untuk Kasiwas dari bidang pembinaan yang dilakukan oleh pimpinan jadikan pengawasan secara baik,mulai dari dumas, pelanggaran disiplin anggota, tingkatkan kinerja kehadiran dan bidang anggaran kita harus benar - benar dilihat sehingga tidak ada pemanfaatan anggaran yang tidak sesuai dengan ketentuan. lakukan langkah - langkah tersebut dengan baik,"katanya.

Dan untuk Kasitipol yaitu, bangun jaringan komunikasi, teknologi apa yang digunakan oleh organisasi apakah ada software yang tidak kompetibel, apakah ada teknologi yang tidak termanfaatkan dengan baik atau ada pergantian. (HJ9)
Komentar Anda

Berita Terkini