MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT"

Sekdakab Tapsel Buka FGD Tapsel Dalam Angka 2019 dan Data Statistik SP 2020

harian9 author photo
          
TAPSEL| H9
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan (Tapsel) bekerjasama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tapsel melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Tapsel dalam angka 2019 dan data statistik Sensus Penduduk (SP) 2020, di aula Torsibohi Nauli Hotel Sipirok, Selasa (6/8)

Acara dibuka Bupati Tapsel, diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Tapsel Drs. Parulian Nasution, MM, diikuti 80 orang peserta terdiri dari perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Tapsel sebanyak 55 orang, instansi vertikal BUMD/BUMN 10 orang, BPS Kabupaten Tapsel 10 orang serta menghadirkan narasumber serta moderator sebanyak 5 orang.

Bupati Tapsel, diwakili Sekdakab Tapsel Drs. Parulian Nasution, MM mengatakan, saat ini kita tidak bisa lepas dari Sistem Statistik Nasional (SSN) yang sangat mengandung arti bahwa semua pihak diharapkan mampu menyelenggarakan statistik, mulai dari perencanaan, pelaksanaan lapangan, pengolahan dan analisa data serta mendiseminasikan kepada publik.

“ Statistik bukan hanya dilakukan oleh atau menjadi domain tugas BPS semata, akan tetapi juga milik semua pihak baik semua Kementerian, lembaga pemerintah, lembaga swasta serta individu dapat melaksanakan sebuah kegiatan statistik khususnya survey, “ katanya.

Oleh sebab itu, Parulian meminta kedepannya para statistisi dan pengguna data harus ada koordinasi, integrasi, sinkronisasi statistik antara BPS, stakeholder dan pengguna data dan data stakeholder merupakan statistik sektoral yang dihimpun oleh wali data, sebagaimana Perpres RI No. 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.

“ Wali data merupakan institusi yang bertanggungjawab dalam penyelenggaraan pengumpulan, pemeliharaan, pemutakhiran, pertukaran, penyebarluasan data dan informasi. Dinas Kominfo saat ini mengemban tugas sebagai wali data yang berperan sangat penting dalam pengumpulan dan penyebarluasan data statistik yang berkaitan dengan perencanaan dan evaluasi pembangunan Kabupaten Tapse, “ ujar Parulian.

Ia menyebutkan, saat ini Dinas Kominfo, BPS dan OPD di Tapsel telah memulai kerjasama dalam kegiatan pengumpulan data statistik sektoral Kabupaten Tapsel, untuk kerjasama ini saya sangat mengapresiasi dan semoga kerjasama antara Kominfo sebagai wali data dengan BPS dapat terus terjaga dengan baik.

Parulian juga mengingatkan, bahwa data itu sangat penting bagi perencanaan dan evaluasi pembangunan yang akan kita lakukan, karena apabila data salah maka akan rusak perencanaan dan akan mengarahkan pembangunan ke tujuan yang salah.

“ Saya berharap melalui Focus Group Discussion (FGD) ini para peserta dapat berkontribusi aktif mengevaluasi data sektoral yang dihasilkan dan jika memang masih meragukan jangan sungkan untuk meminta pendapat dari pihak lain terutama BPS, yang dikaitkan dengan Tapsel dalam angka 2019, Selain itu pemetaan dan pemutakhiran muatan wilayah kerja statistik sensus penduduk Tahun 2020, “ harapnya.

Sebelumnya Kepala BPS Kabupaten Tapsel Fadjar Wahyu Tridjono mengatakan, dalam pelaksanaan kegiatan FGD pembahasan data Tapsel dalam angka tahun 2019 dan sosialisasi hasil pemetaan dan pemutakhiran wilayah kerja statistik sensus penduduk 2020 (SP2020).

Pemetaan wilayah kerja statistik SP2020 bertujuan untuk memperoleh informasi awal tentang wilayah administrasi desa, memetakan wilayah kerja SP2020 dan membagi blok sensus menurut jenisnya (biasa, khusus dan persiapan).

“ Kegiatan ini diharapkan menjadi moment penting untuk memberikan masukan serta informasi dan koordinasi sehingga nantinya dapat meningkatkan kualitas pelaksanaan kegiatan perstatistikan di Kabupaten Tapsel, “ terang Fadjar Wahyu.  (Wan9)





Komentar Anda

Berita Terkini