LARISPA


MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT# DIJUAL SEBIDANG TANAH DI DISKI KECAMATANG SUNGGAL KABUPATEN DELISERDANG, UKURAN 12M x 18M, SK CAMAT HARGA Rp. 100JUTA, BERMINAT HUBUNGI 081370413190 (WAK SU)

Soal Polusi Abu Dari PT BA, Ini Kata Dinas Lingkungan Hidup Sergai

harian9 author photo
PT BA yang berlokasi di Desa Payapasir Kecamatan Tebing Syahbandar Kabupaten Sergai.
SERDANG BEDAGAI| H9
Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Senin (05/08/2019) melakukan investigasi ke PT BA di Desa Payapasir Kecamatan Tebing Syahbandar. Investigasi tersebut berdasarkan laporan masyarakat terkait Polusi Abu yang keluar dari cerobong Perusahan yang bergerak dibidang pengolahan serbuk kayu menjadi pellet.

Anehnya, dari hasil investiasi yang dilakukan Dinas LH ke lokasi, tidak ditemukan adanya polusi abu yang dikeluarkan oleh PT BA. Hal ini berbanding terbalik dengan apa yang dirasakan oleh masyarakat yang bermukim di sekitar Perusahan tersebut.

“Dari hasil investigasi kami ke Perusahaan tersebut, semua pengolahannya masih terlihat aman dan tertutup, sehingga tidak ada polusi yang dihasilkan. Selain itu, dari hasil konfirmasi ke masyarakat setempat juga tidak ada masyarakat terdampak adanya polusi tersebut,”ungkap Kadis LH melalui Kasie Penindakan Mulia Hadi saat dikonfirmasi dikantornya.

Namun, saat disinggung siapa nama masyarakat yang mengatakan tidak terdampak oleh polusi abu tersebut, Mulia Hadi enggan membeberkannya. Dirinya bersikukuh itu merupakan hasil investigasinya kelapangan. Anehnya lagi, pihak Dinas LH juga tidak menggunakan alat pengukur polusi saat melakukan investigasi.

“Itu merupakan hasil investigasi kami kelapangan, dan itu cuma kami yang tahu,”kilahnya.

Mulia Hadi mengatakan, ada tiga pengaduan yang diterima pihaknya sehingga dilakukan investigasi ke Perusahaan tersebut. Ketiga pengaduan yang diterimanya yakni pertama terkait limbah, lalu izin dan soal ketenagakerjaan.

“Ada tiga pengaduan yang kita terima dari masyarakat dan LSM BISON, sehingga kita melakukan investigasi ke Perusahaan tersebut,”ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah warga mengaku mengeluhkan polusi asap atau abu yang diduga dihasilkan dari PT BA yang berada persis di dekat Kantor Camat Tebing Syahbandar tepatnya di Dusun II Desa Payapasir Kecamatan Tebing Syahbandar Kabupaten Sergai. 

Hal itu dikarenakan, sejak beroperasinya perusahaan yang mengekspor hasil pabriknya itu ke luar negeri, masyarakat mengaku mengalami berbagai macam penyakit khususnya masalah pernafasan.

Pantauan di lokasi, rabu (31/07/2019), sejumlah atap rumah warga yang berada tak jauh dari lokasi pabrik tersebut terlihat dipenuhi debu. Selain itu, dedaunan dari tanam-tanaman juga tampak memutih karena tertutup abu yang diduga berasal dari PT BA tersebut.

Seorang tokoh masyarakat setempat bernama Husin (51) didampingi Ketua LSM Bison RI, Irwan Syahputra, Kabid Burhanuddin Saragih dan Sekretaris Irfan mengaku, sejak pabrik itu beroperasi sekitar setahun lebih, masyarakat kerap mengalami batuk-batuk, sesak nafas dan gatal-gatal.

"Kami menduga, itu semua karena polusi abu dari PT BA itu. Tak jarang, anak-anak, harus dibawa keluar masuk puskesmas untuk mengobati batuk," ujar warga.

Tak hanya itu, warga juga mengeluhkan lantai rumah mereka yang kerap berdebu. Bahkan, ikan lele peliharaan dan tanaman ubi milik warga saat ini kondisinya sudah mati, hal itu juga diduga akibat terkena abu dari PT BA tersebut.

"Air minum kami pun sudah tidak bersih lagi dan warnanya agak kecoklatan," jelas warga.

Terkait hal ini, pihak PT BA saat berupaya dikonfirmasi tidak berhasil. Pintu gerbang perusahaan tersebut tertutup rapat dan nomor kontaknya juga tidak berhasil didapat.(Budi9)
Komentar Anda

Berita Terkini