LARISPA


MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT# DIJUAL SEBIDANG TANAH DI DISKI KECAMATANG SUNGGAL KABUPATEN DELISERDANG, UKURAN 12M x 18M, SK CAMAT HARGA Rp. 100JUTA, BERMINAT HUBUNGI 081370413190 (WAK SU)

Usai TMMD 105, Warga Desa Minta Pemda Lanjutkan Pembangunan Jembatan

harian9 author photo
PALAS| H9
TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 0212/TS reguler 105 tahun 2019 telah berakhir melalui satu upacara penutupan di lapangan Desa Hutaraja Lamo Kecamatan Sosa Kabupaten Padang Lawas (Palas), Kamis (8/8).

Berbagai kegiatan yang dilaksanakan satu bulan penuh oleh prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) TMMD, baik kegiatan fisik maupun non fisik berupa sosialisasi dan penyuluhan telah rampung secara keseluruhan.

Antusias dan apresiasi dari berbagai elemen masyarakat Desa sasaran TMMD baik Desa Hutaraja Lamo maupun Desa Mondang Kecamatan Sosa terus dilontarkan, karena menurut warga dua Desa tersebut, kegiatan TMMD merupakan satu kegiatan yang sangat positif dalam membangun dan menbuka akses ke dua Desa  dari keterisoliran, yang sekarang hasilnya telah dinikmati masyarakat, karena telah mendongkrak perekonomian masyarakat Desa yang bermata pencaharian dari berkebun kelapa sawit menjadi lebih sejahtera.

Namun dibalik kesuksesan program TMMD reguler 105 Kodim 0212/TS, khususnya dalam pembangunan insfrastruktur di Desa, masih ada yang tersisa dan terlupakan dari sasaran pembangunan, mengingat waktu yang singkat dalam kegiatan TMMD, yakni keinginan warga Desa membangun sebuah jembatan yang memisahkan dua anak Desa di wilayah tersebut.

Seperti yang diungkapkan Hj Sofia Pulungan (60), warga Desa Hutaraja Lamo Kecamatan Sosa, bahwa program TMMD sudah selesai dilaksanakan namun masih terlihat janggal, karena dalam pembangunan insfrastruktur jalan sepanjang 4200 meter oleh Satgas TMMD di Desa Hutaraja Lamo, ada sungai yamg memisah ruas jalan tersebut namun belum memiliki jembatan. Sehingga akses jalan masih sulit karena harus menyeberangi sungai.

“ Walaupun insfrastruktur jalan ini sudah selesai dan membaik berkat program TMMD, namun kami masih mesuliotan akibat ketiadaan jembatan yang membelah ruas jalan. Kami berharap juga untuk pembangunan jembatan agar bisa dilalui, “ kata Hj. Sofia Pulungan.

Menurutnya, tidak adanya akses penyeberangan di sekitar wilayah tersebut, untuk menyeberang membuat warga terutama anak sekolah, harus menyusuri sungai tersebut dengan berbagai resiko, seperti terseret arus jika air sedang pasang.

“ Jika air sungai sedang pasang dan tetap dipaksakan harus menyeberangi sungai, resiko terbesarnya adalah terseret arus. Tentunya resiko ini tidak kita inginkan. Belum lagi resiko hasil perkebunan yang tidak bisa dibawa untuk dipasarkan, “ terangnya

Hal senada juga disampaikan Masbulan Nasution, yang berharap, agar insfrastruktur jalan yang sudah selesai, namun masih dipisah oleh aliran sungai, kiranya dapat dilanjutkan oleh Pemerintah Daerah khususnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Palas dengan membangun jembatan agar akses semakin lancar dan tidak haruis menyeberang sungai.

“ Kalau sungai kering mungkin masih bisa diseberangi dengan berbagai kenderaan. Tetap kalu sungai meluap dan banjir, kami warga Desa tidak bisa menyeberang dan hasil panen perkebnunanpun tidak bisa diangkut, sehingga menumpuk dan busuk. Bayangkan berapa kerugian yang kami alami akibatnya, “ terang Masbulan.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD yang telah membangun Desa mereka dan telah banyak manfaat yang telah dirasakan oleh masyarakat Desa, walaupun masih ada yang tertinggal.

“ Tolonglah kepada bapak TNI untuk menyampaikan keluhan dan usulan kami warga Desa ke Pemkab Palas agar kiranya bisa membuatkan jembatan penyeberangan, agar akses transportasi pengangkutan hasil perkebunan semakin lancar, walaupun pembangunannya tahun depan, “ tutur Masbulan.

Seperti diketahui program TMMD 105 tahun 2019, adalah bentuk wujud pengabdian TNI kepada rakyatnya. Tugas mulia yang diamanah dalam program TMMD bertujuan dalam percepatan pembangunan di wilayah pedesaan terutama diprioritaskan untuk pembangunan wilayah tertinggal.  (Wan9)
Komentar Anda

Berita Terkini