Cucu Guru Patimpus Terpanggil untuk Memimpin Kota Medan

harian9 author photo
MEDAN| H9
Cucu Guru Patimpus, Sidarta S Pelawi didampingi oleh Gerakan Guru Patimpus Pelawi For Medan (GGPPFM) mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jalan Sekip Baru No 26 Medan untuk menyerahkan formulir pendaftaran penjaringan sebagai bakal calon (balon) Wali Kota Medan dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 mendatang, Sabtu (14/9/2019).

Jansen Sihaloho, Wakil Sekretaris Internal sekaligus Tim Penjaringan DPC PDIP Kota Medan, Menerima formulir pendaftaran penjaringan milik Sidarta Pelawi.

Sidarta S Pelawi mengatakan, sesuai dengan konstitusi dan Undang-Undang di negara Indonesia setiap calon Wali Kota atau Gubernur harus melampirkan persyaratan yang telah di atur Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Hari ini saya datang sebagai cucu Guru Patimpus pendiri Kota Medan terpanggil untuk tidak hanya moyang kita sebagai pendiri Kota Medan tetapi terpanggil untuk memimpin Kota Medan.  Tentunya sesuai UU harus punya kriteria politik dan saya salah satu kader PDIP dan saya mendaftar hari ini melengkapi administrasi tersebut,” katanya


Saat diwawancarai, Sidarta Pelawi sempat menyinggung visi misinya maju menjadi Medan Satu dimana ada tiga hal yang harus di bangun yakni Pertama adalah Sumber Daya Manusia (SDM) dan Kota Medan terkenal dengan orang-orang yang pintar mestinya bisa membangun SDM yang handal dan bisa maju lebih cepat.


“Kedua Sumber Daya Keuangan, dimana Kota Medan ini seluruh anggaran pembangunannya dari rakyat. Pajak, begitu banyak pajak baik dari iklan pajak dan PPB. Nah, perbaikan daripada pendapatan pajak Kota Medan itu akan menjadi prioritas kita bila kita dipercayakan oleh rakyat nantinya. Karena dengan kita punya SDK maka sistem drainase akan menjadi lebih bagus, sebab sejak zaman Belanja Kota Medan ini memiliki sistem drainase yang bagus dan tinggal kita perbaiki maka beres lah itu asal ada anggaran kita,” jelasnya. 

Ketiga, sambung Sidarta Kota Medan harus dikembangkan secara sistemik itu bagaimana kita mencegah yakni generasi milenial jangan sampai mereka tersesat dengan penyalahgunaan narkoba. Maka harus bekerjasama dengan badan-badan terkait secara efektif. 

“Jadi, saya sebagai anak Medan dan cucu dari pendiri Medan saya ingin mengajak anak medan bersama-sama. Stop korupsi. Karena korupsi itu menyedot darah dari rakyat itu sendiri. Apapun caranya harus kita lakukan secara bersama-sama dan harus kita perbaiki intensif, income dan sistem penggajian yang baik bagi pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN),” tutupnya (ogi9)

Cucu Guru Patimpus, Sidarta S Pelawi didampingi Gerakan GPPFM mendatangi Kantor DPC PDIP untuk menyerahkan formulir pendaftaran penjaringan sebagai balon Wali Kota Medan (Foto: Ogi)


Komentar Anda

Berita Terkini