MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT* SELURUH JAJARAN PEMIMPIN UMUM, PEMIMPIN REDAKSI, WARTAWAN DAN KARYAWAN HARIAN9 MENYAMPAIKAN TURUT BERDUKA CITA ATAS WAFATNYA BAPAK PROF. Dr. Ing H. BJ. HABIBIE. IN SYAA ALLAH HUSNUL KHATIMAH. SEMOGA ALLAH MEMBERIKAN TEMPAT TERBAIK DI SURGA-NYA. AAMIIN"

Disdukcapil Paluta : Ayo Urus Kartu Identitas Anak Anda!

harian9 author photo
PALUTA| H9
Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) menerbitkan Kartu Identitas Anak (KIA).

Kepala Disdukcapil Paluta Susanna Hanum Daulay menyebutkan, Program KIA ini merupakan program pemerintah yang digagas sejak tahun 2016 dan sejak tahun 2019 sudah diberlakukan secara nasional.
Katanya, KIA nantinya akan menjadi identitas resmi anak sebagai bukti anak yang merupakan warga Paluta dan berusia di bawah 17 tahun atau yang belum memiliki e-KTP dan belum menikah.
“Orangtua harus ikut dalam proses pembuatannya karena ini merupakan identitas resmi bagi anak,” ujar Susanna, Senin (2/9).

Namun, sebelum memiliki KIA, orangtua si anak harus lebih dahulu mengurus akta kelahiran anaknya. Sebab, akta kelahiran menjadi salah satu persyaratan anak memiliki KIA.

Karena, sesuai dengan pasal 27 pada UU No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, tujuan pembuatan KIA ini meningkatkan pendataan, perlindungan dan pelayanan publik sebagai pemenuhan hak konstitusi WNI.

“Untuk fungsinya relatif sama seperti KTP yaitu menjadi tanda pengenal atau bukti diri yang sah, misalnya dalam pelayanan publik seperti mengurus paspor atau keperluan pendidikan dan yang lainnya,” jelasnya.

Adapun manfaat KIA diantaranya sebagai upaya untuk pemenuhan hak anak, untuk persyaratan mendaftar sekolah, bukti diri/identitas ketika membuka tabungan, untuk proses pendaftaran BPJS, proses pembuatan dokumen keimigrasian dan yang tak kalah penting untuk mencegah terjadinya praktek perdagangan anak.

Sementara untuk syarat dan proses pengurusan KIA antara lain foto copy kutipan akta kelahiran dan menunjukkan kutipan akta kelahiran aslinya, kartu keluarga (KK) asli orangtua/wali, KTP asli kedua orangtua/wali untuk anak balita (0-5 tahun). Sedangkan untuk usia diatas 5 tahun ditambahkan pasfoto anak berwarna ukuran 2x3 sebanyak 2 lembar.

Dan khusus untuk anak WNA yang tinggal di Indonesia ditambahkan fotocopy paspor dan izin tinggal tetap.

“Sebagai ortu, mari kita dukung program KIA ini. Ayo segera urus KIA, agar program ini sukses dan anak Indonesia lebih sejahtera,” pungkasnya.

Sementara, salah seorang warga kecamatan Portibi, Willy yang mengurus KIA untuk anaknya, menyebutkan bahwa KIA ini sangat bermanfaat bagi pemenuhan hak anak dan pengurusan administrasi lainnya.

Untuk itu, ia mengajak seluruh orangtua anak di wilayah kabupaten Paluta agar segera mengurus KIA bagi pemenuhan hak anak dan kesejahteraan anak kedepannya.(Akhir9)
Komentar Anda

Berita Terkini