MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT* SELURUH JAJARAN PEMIMPIN UMUM, PEMIMPIN REDAKSI, WARTAWAN DAN KARYAWAN HARIAN9 MENYAMPAIKAN TURUT BERDUKA CITA ATAS WAFATNYA BAPAK PROF. Dr. Ing H. BJ. HABIBIE. IN SYAA ALLAH HUSNUL KHATIMAH. SEMOGA ALLAH MEMBERIKAN TEMPAT TERBAIK DI SURGA-NYA. AAMIIN"

Keluarga Sangat Berperan Dalam Masa Depan Anak

harian9 author photo

TAPSEL| H9
Keluarga sangat berperan besar dalam kemajuan dan masa depan anak. Oleh karenanya berikan hal yang positif bagi anak-anak kita dan setiap keluarga atau pun orang tua harus bisa mendorong anaknya untuk lebih maju agar kelak anak kita bisa lebih baik dari pada kita.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Tapanuli Selatan (Tapsel) Ir.Aswin Efendi Siregar, MM, saat membuka sosialisasi penyelenggaraan pendidikan keluarga di Aula Sarasi II Kantor Bupati Tapsel, Jl. Prof. Lafran Pane, Sipirok, baru-baru ini.

Lebih lanjut Aswin menyampaikan, keluarga merupakan hal yang sangat berpengaruh dan berperan besar dalam kemajuan anak dan kalau bisa, derajat anak kita harus lebih tinggi dari pada kita. Misalnya orangtua tamat SD, kita usahakan anak kita lebih tinggi pendidikannya dari pada kita selaku orang tua.

“Saya berharap agar setiap kepala sekolah yang ada di Kabupaten Tapsel, harus dapat mengikut sertakan peranan keluarga, agar anak didik bisa diarahkan kearah yang lebih baik demi kemajuan anak itu sendiri dan kelak nanti akan lahir pemimpin-pemimpin  yang baru di Tapsel,“ ujar Aswin.

Sebelumnya Kadis Pendidikan Tapsel Ahmad Ibrahim Lubis dalam sambutannya berharap kepada para peserta sosialisasi dalam pemaparan nantinya semua harus bisa memahami dan menerapkan di sekolah masing-masing.

“Kegiatan ini merupakan anggaran dari Kementerian APBN bukan berasal dari APBD Tapsel. Jadi responitas kita saat mendengarkan paparan harus bisa kita aplikasikan ditempat saudara bertugas,“ katanya.

Sementara Direktur Pendidikan Keluarga Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI diwakili Dr. Sukiman, M.Pd selaku narasumber menyampaikan bahwa ada 5 ancaman yang akan merusak penerus bangsa dimana pergaulan anak sekarang semakin parah yakni, kekerasan, narkoba, pornografi, tindakan amoral dan radikalisme.

“Ancaman tersebutlah yang dihadapi orang tua atau guru sekarang. Oleh karenanya, sesibuk apapun orangtua, luangkan waktu untuk mengkontrol anak agar tidak keluar dari jalurnya, karena, keterlibatan keluarga merupakan proses atau cara keluarga berperan dalam penyelenggaraan pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan nasional,“ terangnya.

Dijelaskannya, adapun manfaat melibatkan keluarga bagi anak bisa meningkatkan kehadiran anak, sehingga dapat meningkatkan sikap dan perilaku positif anak serta meningkatkan keiginan anak untuk bersekolah. Sedangkan untuk satuan pendidikan adalah meningkatkan semangat kerja guru, meningkatkan iklim sekolah yang lebih baik dan mendukung kemajuan secara keseluruhan.

Sedangkan Jajang Maman, S.Pd selaku Ketua penyelenggara acara  dalam laporannya menjelaskan bahwa dasar pelaksana sosialisasi penyelenggaraan pendidikan keluarga Kabupaten Tapsel tahun 2019 berdasarkan Perdirjen PAUD dan Dikmas No. 03 Tahun 2019 tentang Juknis Bantuan Sosialisasi Penyelenggaraan Pendidikan Keluarga, yang tujuan yang dicapai adalah metode pendidikan keluarga di Tapsel dan memiliki rencana tidak lanjut (RTL) pendidikan keluarga kedepan.

“Sosialisasi ini diikuti 225 orang peserta yang terdiri dari Kepala Sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Pendidikan Non Formal (PNF) yaitu Pusat  Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), Forkala, Dewan Kesenian, Komite Sekolah dan Pengawas Sekolah. (Wan9)
Editor: Mardan H Siregar



Wakil Bupati Tapsel Ir.Aswin Efendi Siregar, MM, membrikan sambutan saat membuka sosialisasi penyelenggaraan pendidikan keluarga di Aula Sarasi II Kantor Bupati Tapsel, Jl. Prof. Lafran Pane, Sipirok, baru-baru ini. (Foto: Riswandy)




Komentar Anda

Berita Terkini