MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT* SELURUH JAJARAN PEMIMPIN UMUM, PEMIMPIN REDAKSI, WARTAWAN DAN KARYAWAN HARIAN9 MENYAMPAIKAN TURUT BERDUKA CITA ATAS WAFATNYA BAPAK PROF. Dr. Ing H. BJ. HABIBIE. IN SYAA ALLAH HUSNUL KHATIMAH. SEMOGA ALLAH MEMBERIKAN TEMPAT TERBAIK DI SURGA-NYA. AAMIIN"

Nekat Jualan Sabu, IRT Asal Sei Rampah Susul Suami Ke Penjara

harian9 author photo
Tersangka saat menjalani pemeriksaan di Mapolres Sergai
SERDANG BEDAGAI| H9
Ditinggal suami masuk penjara, Sa (38) nekat berjualan narkotika jenis sabu. Akibatnya, Ibu Rumah Tangga (IRT) yang tinggal di Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) ini harus berurusan dengan pihak kepolisian.

Ibu tiga anak ini diamankan tim opsnal Satres Narkoba Polres Sergai dirumahnya, Jumat (30/9/2019) sekira pukul 15.00 WIB. Barang bukti yang diamankan yakni, sabu seberat 4,29 gram, 8 (delapan) helai plastik klip transparan kosong, 1 (satu) unit hand phone merk nokia warna biru serta yang tunai Rp.50.000.

Kapolres Sergai AKBP Juliarman Pasaribu melalui Kasai Res Narkoba AKP Martualesi Sitepu mengatakan, penangkapan itu berdasarkan informasi dari masyarakat terkait maraknya peredaran narkotika jenis sabu di Desa Simpang Empat. 

Setelah dilakukan penyelidikan, diketahui bahwa tersangka Idah merupakan salah satu pengedar di Desa tersebut.

"Informasi nya dari masyarakat, sehingga kita lakukan penangkapan. Tersangka ditangkap saat berada didalam kamar rumahnya,"kata Kasat Res Narkoba AKP Martualesi Sitepu melalui pesan WhatsApp (WA), Rabu (4/9/2019).

Dijelaskan Kasat, menurut keterangan dari tersangka, dirinya mengaku nekat menjual narkotika jenis sabu tersebut untuk memenuhi kebutuhan hidup bersama 3 tiga anaknya. Bisnis itu terpaksa dilakukannya, lantaran ditinggal suaminya SS (48) yang masuk penjara dengan kasus yang sama.

"Dari keterangan tersangka, Ia nekat menjual sabu tersebut karena suaminya dipenjara. Suami tertangkap oleh BNN dan sudah di vonis 6,8 tahun penjara,"ungkap Kasat Res Narkoba.

Atas perbuatannya, lanjut Mantan Kapolsek Kutalimbaru Polrestabes Medan ini, tersangka dijerat pasal 114 Sub 112 UU RI NO.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

"Saat ini, tersangka masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Sergai untuk proses hukum lebih lanjut,"terangnya.(Roni9)
Komentar Anda

Berita Terkini