MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT# Walikota Medan Kena OTT, Ini Kata KPK # Selain Eldin, Kadis PU, Protokoler dan Ajudan Kena OTT # Gubsu Edy Tanggapi Soal Walikota Medan Kena OTT # KPK Minta "And" Asal Medan Segera Serahkan Diri # Walikota Medan Kena OTT, Dengan Linangan Airmata Akhyar Menanggapinya#

Investor Abaikan Prediksi Warren Buffet Disebabkan Euforia Kesepakatan Dagang AS-China

harian9 author photo
MEDAN| H9
Seluruh indeks saham hari ini mengalami penguatan dimana indeks Dow Jones naik 0,572%, Nasdaq naik 0,595%, NYSE naik 0,59%,  Hangseng naik 2,33%, Shanghai menguat 0,88%, Kospi 0,77%, Indeks Nikkei 225 Osaka 1,14%. Begitupun dengan IHSG yang menguat 82 poin atau naik 1,36% di level 6.105. 

Dikatakan analist keuangan Sumut, Gunawan Benjamin, investor saham hari ini bereuforia dengan sentimen positif yang berasal dari pertemuan perwakilan China dan AS membahas kesepakatan dagang diantara keduanya. Dalam hal ini, China siap meningkatkan pembelian produk atas AS asal AS tidak melakukan kenaikan tarif  impor barang-barang China kembali.

"Pergerakan saham hari ini bertolak belakang dengan prediksi pasar saham jatuh seiring dengan ancaman perang dagang yang sebelumnya telah terjadi serta penurunan produksi dari berbagai sektor baik manufaktur maupun investasi,"katanya, Jumat (11/9/2019).

Investor saham mengabaikan prediksi salah satu orang terkaya di Dunia ini seiring dengan sentimen positif kesepakatan dagang AS dengan China. Namun demikian saya kira investor saham harus tetap berhati-hati melihat perkembangan saham yang cenderung belum stabil. Kemungkinan penurunan pasar saham akan tetap ada begitupun sebaliknya potensi penguatan saham masih sanagt terbuka lebar seiring dengan pelemahan yang telah terjadi saat ini.

Disisi lain, nilai tukar mata uang Rupiah masih bergerak stabil dengan penguatan tipis 0,1% di kisaran level Rp.14.125/USD. nilai tukar Rupiah masih berada di zona aman seiring dengan kepercayaan investor asing yang masuk ke Indonesia. 

Berdasarkan laporan BI, aliran investasi asing ke instrument pasar keuangan domestic mencapai Rp.195,5 Triliun di tahun 2019 ini, kedepannya peningkatan investasi asing ke dalam negeri masih terbuka lebar seiring dengan penanaman modal pembangunan ibu kota baru Indonesia di Pulau Kalimantan.(kl9)

Komentar Anda

Berita Terkini