MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT# Walikota Medan Kena OTT, Ini Kata KPK # Selain Eldin, Kadis PU, Protokoler dan Ajudan Kena OTT # Gubsu Edy Tanggapi Soal Walikota Medan Kena OTT # KPK Minta "And" Asal Medan Segera Serahkan Diri # Walikota Medan Kena OTT, Dengan Linangan Airmata Akhyar Menanggapinya#

Kapolrestabes Medan Sholat Subuh Berjamaah Di Masjid Nurul Qalam, Ini Pesannya...

harian9 author photo

MEDAN| H9
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr H. Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi melaksanakan Sholat Subuh Berjamaah di Masjid Nurul Qalam Jalan Abadi Medan, Rabu (9/10/2019).

Kegiatan Sholat Subuh  Berjamaah ini dihadiri Kapolsek Medan Sunggal Kompol Yasir Ahmadi, SIK, SH, MH, BKM Nurul Qalam, personel Polsek Sunggal serta jamaah yang melaksanakan Sholat Subuh.

Kegiatan diawali temu - ramah dengan pengurus BKM Nurul Qalam, kemudian dilanjutkan dengan Sholat Subuh Berjamaah dan foto bersama.

Kapolrestabes Medan mengatakan,  Sholat Subuh Berjamaah ini adalah kegiatan rutin yang kami lakukan hanya semata - mata karena ibadah dan ingin  Mendapatkan Ridho dari Allah SWT serta juga menjalin silaturrahim dan berkomunikasi.

"Kota Medan saat ini aman dan kondusif. Saya mengucapkan terima kasih kepada warga Kota Medan. Keamanan dan ketertiban yang kita rasakan sekarang ini adalah berkat kerjasama Kita, melalui doa, ikhtiar dan kerja keras sehingga kota Medan Ini aman dan kondusif," ucap Kapolrestabes.

Kedepan harus dipelihara supaya kita bisa terus berkarya, memajukan masyarakat kita. Anak - anak remaja adalah sebagai penerus generasi, calon menggantikan kita semua yang sudah tidak mampu lagi berkarya karena usia. Mereka inilah harus kuat dan cerdas.

Pada saat ini,ada beberapa fakta bahwa anak - anak sekarang ini berkumpul dan berkelompok.

"Apabila berpapasan saling pandangan terjadi perkelahian. Mereka banyak menghabiskan waktu dengan nongkrong dan menciptakan kebencian - kebencian serta melakukan perilaku penyimpangan secara sosial. Kemarin ada beberapa remaja yang diamankan dalam berunjuk rasa. Ada pihak tertentu memanfaatkan mereka seperti peristiwa kemarin ada dua kelompok anak remaja dan mahasiswa," tambah Kapolrestabes lagi.

Anak remaja yang masih pelajar yaitu SMP dan SMA dengan agresifnya melempar petugas dan merusak fasilitas umum.seharusnya dalam demokrasi anak - anak pelajar ini tidak boleh digunakan dan alat politik karena mereka tidak memiliki hak suara tetapi dalam kondisi sekarang ini pelajar dimajukan. Mereka datang unjuk rasa diajak dari temannya, seniornya dan dari media sosial dan adakala mereka ingin keluar dari kelompok tersebut mereka takut diintimidasi. Siapa yang bertanggungjawab untuk mengatasi ini adalah kita bersama.

"Kita harus peduli terhadap anak - anak kita, yang melapisi adalah guru -gurunya. Kita sebagai warga, mari ajak anak - anak kita untuk melakukan kegiatan -kegiatan positif dan jangan dijauhi anak -anak tersebut. Lakukan pendekatan, kalau mereka melakukan penyimpangan dan harus kita rangkul karena mereka generasi penerus. 

Ajak mereka melakukan kegiatan - kegiatan positif seperti PMR, Pramuka dan Paskibraka dan lainnya. Kita tidak berharap generasi penerus kita ini tidak memiliki kemampuan bersaing dengan negara lain. Kalau seperti itu negara kita biasa saja dan tidak berkembang.Ingat Kita hari ini berdiri adalah hasil dari orang tua kita terdahulu dan telah mempersiapkan kita, maka kita juga harus mempersiapkan generasi penerus kita.

"Mari kita masing - masing memegang amanah yang diberikan kepada kita dan akan dipertanggungjawabkan di kemudian hari, apa yang telah kita perbuat. Kita jangan puas hanya menjadi orang baik, itu hanya untuk diri kita sendiri tetapi, kita harus menjadi penyeru kebaikan dengan mengajak orang untuk berbuat baik. Sebaik - baiknya manusia bermanfaat bagi orang lain," jelas Kapolrestabes Medan. (HJ9)
Komentar Anda

Berita Terkini