MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT* SELURUH JAJARAN PEMIMPIN UMUM, PEMIMPIN REDAKSI, WARTAWAN DAN KARYAWAN HARIAN9 Mengucapkan Selamat Berbahagia atas Resepsi Pernikahan WIWID WIDODO dan NANI AFRIDA br GINTING, SH. Semoga menjadi keluarga yang sakinah mawaddah wa rahmah"

Pemerhati Kepolisian Optimis, Irjen Pol Paulus Waterpauw Mampu Redam Konflik Papua

harian9 author photo
TAPSEL| H9
Pengangkatan Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw menjadi Kepala Kepolisian Daerah Papua mendapat respon positif dari berbagai kalangan, termasuk dari Pemerhati Kepolisian di Sumatera Utara.

Pasalnya di saat konflik Papua merebak, pria kelahiran Fakfak, Papua Barat  25 Oktober 1963 ini telah menjadi buah bibir dikalangan Korp Bhayangkara karena kembali diberi amanah oleh Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian untuk menjadi orang nomor satu di jajaran Kepolisian Papua menggantikan pejabat sebelumnya Irjen Pol Rudolf Albert.

“ Setelah ditunjuk oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk menjadi Kapolda Papua menggantikan Irjen Rudolf Alberth Rodja, saya yakin dan optimis, Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw mampu meredam konflik dan menciptakan perdamainan di tengah-tengah masyarakat Papua, “ ujar Pemerhati Kepolisian Sumatera Utara Malik Assalih Harahap, ST, Kamis (3/10).

Malik menuturkan, penempatan Irjen Pol Paulus Waterpauw kembali menjadi Kapolda Papua sangatlah tepat, mengingat konflik dan kerusuhan yang terjadi di Papua khususnya di Wamena harus ditangani serius sehingga tidak terjadi korban jiwa yang lebih besar lagi.

“ Irjen Pol Paulus Waterpauw juga sudah berjanji secepatnya menuntaskan konflik yang terjadi di Papua dan fokus dalam menangani korban kerusuhan, serta fokus menangani pengungsian sehingga tidak terjadi korban lagi. Tentu kita semua berharap kejadian yang terjadi diwamena, dapat di redam dan tidak terulang lagi, “ terangnya.

Menurut Malik, akibat kerusuhan yang terjadi di Papua khususnya di Wamena, telah banyak kerugian masyarakat baik itu kerusakan bangunan yang dirusak oleh perusuh maupun rumah-rumah warga lainnya yang dibakar, bahkan jatuhnya puluhan korban jiwa sdan dan ratusan yang luka-luka hingga berdampak terjadinya pengungsian warga secara besar-besaran ke daerah yang dianggap aman seperti Jayapura dan daerah lainnya untuk menyelamatkan diri dari aksi kerusuhan.

“ Tentunya dengan kejadian tersebut kita semua merasa prihatin dan menimbulkan luka yang sangat mendalam bagi rakyat Indonesia, dimana bangsa Indonesia juga akan menuntaskan hasil pesta Demokrasi yakni pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia pada 20 Oktober mendatang, “ ucapnya.

Ia berharap, dengan ditempatkannya Irjen Pol Paulus Waterpauw kembali menjadi Kapolda Papua, kiranya konflik kerusuhan Papua khususnya di Wamena secara berangsur bisa kondusif dan tidak terjadi lagi terjadi hal-hal yang mengganggu Keamanan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah tersebut.

“ Secepatnya dilakukan rehabilitasi dan rekonsiliasi, bekerjasama dengan para stakeholder setempat. Kita tidak ingin ada lagi darah dan air mata mengalir di bumi Cendrawasih. Kita sangat prihatin dengan keluarga korban kalau kasus kerusuhan ini tidak diusut tuntas, “ katanya

Selain telah malang melintang bertugas di Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw yang beristrikan wanita asal Sumatera Utara Roma Br Pasaribu sudah selayaknya kita beri semangat dan support agar secepatnya mengusut tuntas dalang kerusuhan di Wamena sehingga hukum betul-betul bisa ditegakkan.

“ Saya yakin dengan track recordnya, Irjen Pol Paulus Waterpauw yang merupakan alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 87 dan pernah menjabat sebagai Dir Reskrimun Polda Papua, Waka Polda Papua Barat, Kapolda Papua dan Kapolda Sumut kerusuhan di Papua pasti mampu ia tuntaskan, “ tegas Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Mesjid Indionesia (BKPRMI) ini. (Wan9)
Komentar Anda

Berita Terkini