MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT# Walikota Medan Kena OTT, Ini Kata KPK # Selain Eldin, Kadis PU, Protokoler dan Ajudan Kena OTT # Gubsu Edy Tanggapi Soal Walikota Medan Kena OTT # KPK Minta "And" Asal Medan Segera Serahkan Diri # Walikota Medan Kena OTT, Dengan Linangan Airmata Akhyar Menanggapinya#

Temui Gapoktan Kec Jombang, Komandan Kodim 0824/Jember Belanja Masalah Pertanian

harian9 author photo

JEMBER|H9
Bertempat di Makoramil 0824/27 Jombang Pada Kamis 10/10/2019
Pukul 09.00 Wib Komandan Kodim 0824/Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin
Temui Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kecamatan Jombang dalam rangka program One day one Poktan.

Pada kesempatan tersebut turut mendampingi Komandan Kodim 0824/Jember
diantaranya Komandan Koramil 0824/27 Jombang Kapten Kav Tri Harjono,
Camat Jombang Z Geli, Kapolsek Jombang diwakili Ipda Agus Trijono.

Hadir pada kesempatan tersebut 50 orang perwakilan dari Kelompok Tani
dmasing-masing desa,  yang diketuai oleh H Abdul Hadi. Pada kesempatan
tersebut, Komandan Kodim 0824/Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin
menyampaikan, bahwa kedatangannya adalah merupakan program kegiatan
one day one Poktan, jadi dalam satu hari saya minimal harus
mengunjungi atau bertemu dengan satu kelompok tani, dalam rangka
belanja masalah pertanian.

Permasalahan-permasalahan tersebut nantinya kalau memang bisa kita
selesaikan, akan kita selesaikan dan apabila tidak nantinya akan kita
jembatani untuk dikomunikasikan dengan pihak terkait di tingkat
Kabupaten.

Dari hasil diskusi tersebut, berbagai permasalahan petani disampaikan
oleh para perwakilan kelompok tani, dannyang paling urgen pada
pertemuan tersebut mengemukanya permasalahan pengairan irigasi, yang
banyak terjadi kebocoran, sehingga wilayah kecamatan Jombang Sebelah
selatan yang merupakan daerah hilir paling ujung sering tidak kebagian
air irigasi.

Kondisi tersebut memang cukup nampak apalagi sekarang ini memasuki
musim kering atau kemarau panjang, sehingga kepada para petani Letkol
Inf La Ode M Nurdin menyampaikan terima kasih, dan apa yang menjadikan
permasalahan petani disini, tentunya  sudah kita invetarisir, dan kala
memang  masih dapat dimusyawarahkan tentunya akan lebih baik, dan yang
penting jangan sampai menimbulkan masalah yang lebih besar lagi.

Keterbatasan air irigasi tersebut memang terkait dengan kondisi
kemarau panjang, sehingga.dalam pemakaian air irigasi tersebut memang
perlu kesadaran semua pihak, untuk sama-sama kebagian air, hendaknya
diatur secara bijak. Kondisi inipun akan kita bicarakan, kita
koordinasikan ditingkat Kabupaten, baik dengan Bupati maupun dengan
Dinas Pengairan, terkait penertiban penyaluran air irigasi tersebut,
sehingga produksi pertanian dalam mendukung ketahanan pangan nasional
tetap terjaga. Pungkas  Letkol Inf La Ode M Nurdin. (Siswandi)

Komentar Anda

Berita Terkini