MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT# Walikota Medan Kena OTT, Ini Kata KPK # Selain Eldin, Kadis PU, Protokoler dan Ajudan Kena OTT # Gubsu Edy Tanggapi Soal Walikota Medan Kena OTT # KPK Minta "And" Asal Medan Segera Serahkan Diri # Walikota Medan Kena OTT, Dengan Linangan Airmata Akhyar Menanggapinya#

Wabup Aceh Tamiang Berharap Para Petani Agar Menggunakan Bibit Bersertifikat

harian9 author photo


ACEH TAMIANG lH9
Bagian Humas Sekdakab dalam siaran Pers nomor: 366/humasatam/2019 menyampaikan kegiatan Wakil Bupati (Wabup) Aceh Tamiang, Tengku Insyafuddin, ST yang komit garap dan kembangkan sektor pertanian sebagai produk unggulan daerah. Hal tersebut tertuang dalam acara Gerakan Panen Penangkaran Benih Tanaman Pangan Kabupaten Aceh Tamiang yang berlangsung di Kampung Rantau Pakam Kecamatan Bendahara pada rabu (02/10/19).

Dalam kesempatan tersebut Wabup mengatakan,"sebagai Pimpinan Daerah, kami telah mengamanahkan Dinas terkait untuk mengimplementasikan misi tersebut dan Pemkab saat ini tengah melakukan gerakan intensifikasi pada komoditas unggulan berbagai macam hortikultura, tanaman pangan, juga perkebunan. Khusus pada komoditas tanaman pangan, akan dikucurkan melalui dana APBA dan APBN juga melakukan ekstentifikasi dengan program cetak sawah, hal ini guna memenuhi kebutuhan beras sebagai bahan pangan utama,"ungkapnya.

"Kami mendorong agar para Petani  selalu menggunakan benih bersertifikat,ini untuk menjamin keamanan dan mutu benih yang tentu saja nanti berimbas kepada hasil produksi budidaya padi. Dengan keberadaan para penangkar benih yang ada saat ini, masih belum mencukupi permintaan benih  dilingkup Aceh Tamiang dan diharapkan para Petani dan
kelompok yang ada dapat menjadi mitra Pemerintah dalam menjamin ketersediaan dan suplai benih bagi 9.089,18 ha sawah di Bumi Muda Sedia,"tegas Wakil Bupati.

Hal senada disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, yang diwakili oleh kabid Tanaman pangan, Syafrizal yang menyampaikan,"Pemerintah Aceh akan terus mendorong penggunaan benih padi unggul, bermutu dan bersertifikat, sedangkan penggunaannya baru mencapai sembilan puluh persen,"terangnya.

“Ini menjadi suatu tantangan, agar kita semua dapat memperbaiki sistem pengelolaan produksi benih kearah lebih baik, sehingga mampu menyediakan benih sesuai dengan kebutuhan petani, yang pada akhirnya peningkatan penggunaan benih padi unggul bermutu dapat tercapai dan khusus Kabupaten Aceh Tamiang, pada tahun 2019 ada beberapa kegiatan yang dialokasikan, diantaranya perbanyakan benih padi ditingkat penangkaran seluas 60 ha, penguatan Desa Mandiri Benih (DMB) seluas 60 ha, penguatan sumberdaya penangkaran dan kelembagaan balai benih, penyediaan sumber benih padi, sertifikat benih padi kelompok penangkar, pengadaan saprodi dan benih, pengembangan komoditi padi lahan kering dengan sumber dana APBN 2019 reguler yang alokasinya mencapai 500 ha, komoditi jagung dengan luasan 1000 ha, serta intensifikasi komoditi padi lahan sawah seluas 500 ha,”ungkap Syafrizal.

Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Aceh Tamiang, M.Yunus,SP menyampaikan,"Kabupaten Aceh Tamiang merupakan daerah yang telah memberi kontribusi berupa benih padi bersertifikat di Aceh dan sejauh ini  telah memiliki kelompok Penangkar Benih Padi sebanyak delapan kelompokm,"terangnya.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memotivasi semangat kita, terutama untuk para kelompok tani penangkar, agar lebih bersemangat dalam mengelola usahanya, khususnya para penangkar benih padi bersertifikat ke arah yang lebih baik, karena pada tahun 2015 telah melakukan penangkaran seluas 80 ha dengan hasil produksi sebanyak 170.000 kg benih padi bersertifikat.

"Tahun 2016 seluas 190 ha dengan hasil produksi 251.000 kg, pada tahun 2017 seluas 105 ha dengan hasil produksi sebanyak 132.000 kg. Kemudian, tahun 2018 seluas 115 ha dengan hasil produksi sebanyak 158.000 ha, serta tahun 2019 seluas 155 ha, dan Kabupaten Aceh Tamiang telah menghasilkan produksi sebanyak 157.000 kg, dengan rata-rata produktivitas mencapai 4 ton per hektare,"ungkap Yunus.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut,Kpunsur Forkopimda, para perwakilan Kepala Perangkat Daerah dalam Kabupaten Aceh Tamiang, perwakilan Camat Bendahara, unsur Forkopimcam, Wakil Ketua KTNA Kabupaten, Ketua KTNA Kecamatan, Koordinator/Kepala BPP se-Aceh Tamiang, Mantri Tani, Petugas POPT-PHP, Petugas PBT, Datok Penghulu, Ketua MDSK, Perangkat Kampung Rantau Pakam serta sejumlah ketua kelompok tani, para petani, Insan Pers dan para tamu undangan lainnya. (Dani 9).

Komentar Anda

Berita Terkini