MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT# DIJUAL SEBIDANG TANAH DI DISKI KECAMATANG SUNGGAL KABUPATEN DELISERDANG, UKURAN 12M x 18M, SK CAMAT HARGA Rp. 100JUTA, BERMINAT HUBUNGI 081370413190 (WAK SU)

Alami Gizi Buruk, Ananda Dirawat Intensif Berkat Kapolda Sumut

HARIAN9 author photo

MEDAN| H9
M Ananda Sahputra (5) anak yang mengalami gizi buruk akhirnya bisa mendapatkan pelayanan kesehatan. Ia kini dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Medan.  Ananda dibawa ke RS Bhayangkara Medan atas atensi dari Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Agus Andrianto dan bantuan dari Organisasi Respek Peduli. Dimana selama ini, Ananda hanya dirawat di rumah oleh kakeknya Irwanto. 

"Sehari dia lahir bapaknya meninggal. Tiga tahun kemudian ibunya meninggal. Di usia tiga bulan, baru tau, badannya mulai kurus," ujar Irwanto saat ditemui, di RS Bhayangkara Medan, Senin (4/11/2019). 

Meski pun begitu, Ananda tidak dibawa ke rumah sakit. Dia hanya diurut saja oleh pihak keluarga. Hingga usainya 5 tahun, ia belum pernah dirawat di rumah sakit. Diusianya saat ini, berat badannya hanya 10 kilogram. 

"Kalau berobat ya hanya kusuk-kusuk ajalah. Ini kayaknya pernah jatuh tapi enggak dikusuk," jelas Irwanto. 

Liska dari Respek Peduli mengungkapkan hasil rontgen menunjukkan Ananda mengalami kelumpuhan otak. "Dia mengalami cerebral spalsy. Kemaren kami bawa rontgen," jelasnya.

Ia menambahkan, informasi dari pihak RS Bhayangkara Ananda akan ditangani beberapa oramg dokter. "Tadi dr Evi bilang ke saya, Ananda akan mendaparksn perbaikan gizi dulu," tandasnya. 

M Ananda Sahputra merupakan anak dari pasangan Januar Sahputra dan Erni Maryani. Setelah orang tuanya meninggal, Ananda tinggal di Jalan Manggis, Lingkungan 2, Kelurahan Limau Sundai, Binjai Barat, Kota Binjai, Sumut. Ia dirawat oleh kakek dan kerabat ibunya. 

Sebelum dibawa ke rumah sakit, kisah Ananda sempat viral di media sosial. Hal itu pun menjadi perhatian Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto. 

Dalam keterangannya, Kapolda Sumut mengatakan, bahwa kepolisian itu perpanjangan tangan pemerintah. Sehingga negara harus hadir untuk masyarakat yang butuh pertolongan. "Kekuatan yang dipinjamkan oleh Allah, harus digunakan untuk membantu," pungkasnya. (kl9)
Komentar Anda

Berita Terkini