MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT# DIJUAL SEBIDANG TANAH DI DISKI KECAMATANG SUNGGAL KABUPATEN DELISERDANG, UKURAN 12M x 18M, SK CAMAT HARGA Rp. 100JUTA, BERMINAT HUBUNGI 081370413190 (WAK SU)

Audensi Pangdam I/BB Dengan Staf Ahli Panglima TNI Bidang Hublu Kawasan Afrika Dan Timur Tengah

harian9 author photo

MEDAN| H9
Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI MS Fadhilah menegaskan, pihaknya beserta seluruh jajaran siap bersinergi dengan pihak Imigrasi dalam mengatasi masalah Pengawasan Orang Asing (POA). 

Hal ini disampaikan Pangdam saat menerima kunjungan Ketua Tim Kajian POA, Laksma TNI Sarwono yang juga Pok Sahli Panglima TNI Tingkat 2 Bidang Hubungan Internasional Kawasan Afrika Timur Tengah di Lounge Room Makodam I/BB Jalan Gatot Subroto Km 7,5 Medan, Rabu (6/11/2019).   

Dijelaskan Pangdam, wilayah Kodam I/BB tersebar di empat Provinsi, yakni Sumut, Riau, Sumbar, dan Kepri. Dari empat provinsi itu, tiga diantaranya, yakni, Sumut, Riau dan Kepri, terdapat pengungsi orang asing yang jumlah mencapai ribuan. 

"Dalam penanganan pengungsi orang asing ini, kita secara umum memiliki pool yang dikelola secara simple. Namun, secara hukum kita tidak bisa terlalu maju dalam mengatasi masalahnya, karena aturan internasional dan lainnya," jelas Pangdam. 

Meski begitu, Pangdam memastikan pihaknya akan tetap memberikan bantuan dalam menangani masalah pengungsi orang asing ini. 

"Kita sudah berkoordinasi dengan Forkopimda maupun Imigrasi. Karena diketahui ada sebagian dari pengungsi orang asing ini yang sudah bekerja dan memiliki penghasilan, sehingga perlu dilakukan pendataan kembali, terutama terkait pola hidup mereka," terang Mayjen Fadhilah.
  
Ditambahkan Kapok Sahli Pangdam I/BB Kolonel Kav Halilintar Sembiring, SH, salah satunya tugas TNI adalah ikut menangani masalah bencana alam dan membantu korban bencana alam serta memberikan bantuan kemanusiaan. 

Terkait masalah pengungsi orang asing di wilayah Kodam I/BB, Kolonel Halilintar merincikan adalah sebanyak 3.634 orang. Jumlah ini tersebar di empat Korem pada wilayah Kodam I/BB. Yakni Korem 033/Wira Pratama sebanyak 1.110 orang, dan tersebar di Kota Tanjungpinang, Batam, serta beberapa pulau hingga ke Natuna. 

"Karena wilayah Korem 033/WP merupakan wilayah kepulauan, jadi kondisinya yang berbatasan dengan negara luar seperti Singapura Malaysia dan Vietnam, membuka peluang para pengungsi orang asing itu untuk bersandar di wilayah ini," terang Kolonel Halilintar.  

Untuk wilayah Sumut sendiri, mantan Kapendam I/BB ini mengungkapkan ada sebanyak 1.999 pengungsi orang asing. Para pengungsi ini sebagian besar ditempatkan di motel-motel kecil di sepanjang Jalan Djamin Ginting Padang Bulan Medan, dan sebagian lainnya ditempatkan di penginapan seperti Guess House didekat Kampus USU.  
  
"Para pengungsi orang asing yang ada di Sumut ini banyak yang sudah bersosialisasi dengan masyarakat sekitarnya. Oleh sebab itu, kita akan mencoba mengatasinya dengan memberdayakan kemampuan yang dimiliki, serta mengaktifkan peran Komsos dan melakukan pendataan dengan menggandeng pihak Imigrasi," urai Kolonel Halilintar. 

Disisi lain, Kolonel Halilintar juga menguraikan bahwa jumlah pengungsi orang asing yang ada di wilayah Kodam I/BB ini telah memunculkan kerentanan terhadap masalah. 

"Sesuai data yang kita rangkum, sepanjang 2019 hingga September ini, ada 10 kasus yang dilakukan oleh para pengungsi orang asing ini. Rata-rata mereka menanyakan masalah haknya di tempat pengungsian, dan seperti apa nasibnya kedepan," terangnya. 

Sebelumnya, Laksma TNI Sarwono menjelaskan, kehadirannya ini adalah untuk melakukan pendataan jumlah pengungsi orang asing dan kondisinya di wilayah Kodam I/BB.  

"Dari data kita, ternyata para pengungsi orang asing yang rata-rata dari Afrika Timur Tengah dan Afghanistan itu datang ke Indonesia secara mandiri. Artinya mereka mempunyai paspor dan visa masuk secara legal. Namun begitu sampai di Jakarta, paspor mereka dihilangkan atau disembunyikan, kemudian mereka melapor ke UNHCR," terang Laksma TNI Sarwono. 

Dikatakannya, Tim POA yang dipimpinnya sudah berkunjung ke Lantamal I Belawan dan Rumah Deteksi Imigrasi (Rudenim) untuk melakukan pendataan dan membuat kajian. 

Hadir di acara ini, antara lain Kasdam I/BB, Brigjen TNI Untung Budiharto, Kapok Sahli Pangdam I /BB, para Asisten Kasdam I/BB dan beberapa pejabat utama Kodam I/BB lainnya. (HJ9)

Staf Ahli Panglima TNI Bidang Hublu Laksamana TNI Sarwono Sampaikan Arahannya Pada Kunjungannya Ke Makodam I/BB Jalan Gatot Subroto Km 7,5 Medan. (Foto: Joko Hendro)




Komentar Anda

Berita Terkini