MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT# DIJUAL SEBIDANG TANAH DI DISKI KECAMATANG SUNGGAL KABUPATEN DELISERDANG, UKURAN 12M x 18M, SK CAMAT HARGA Rp. 100JUTA, BERMINAT HUBUNGI 081370413190 (WAK SU)

Distan Sumut Kembangkan Tanaman Hydroponik

HARIAN9 author photo
MEDAN| H9
Tuntutan Masyarakat untuk hidup sehat selalu direspon oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Sesuai dengan misi Gubsu yaitu Mewujudkan Masyarakat Sumatera Utara yang bermartabat dalam kehidupan karena memiliki iman dan taqwa, tersedianya sandang pangan yang cukup, rumah yang layak, pendidikan yang baik, kesehatan yang prima, mata pencarian yang menyenangkan serta harga harga yang terjangkau.

"Nah.... untuk mewujudkan hal tersebut, berbagai usaha telah dilakukan oleh Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Utara yang dikomandoi oleh Bapak Ir. Dahler, M.Si, salah satunya adalah Pengembangan Tanaman sayuran secara Hydroponik. Tanaman ini tanpa tersentuh oleh bahan kimia sehingga diharapkan kandungan kimia didalam pertanaman tersebut 0%," kata Kepala UPT. Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Utara, Marino, SP, MM, Jumat (7/11/2019).

Untuk menjamin keamanan Pangan di Provinsi Sumatera Utara terkait dengan bahan kimia yang berbahaya, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura melalui UPT. Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura Laborarorium Pengujian Mutu dan Residu Pestisida yang bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumatera Utara, Dinas Pertanian Kabupaten/Kota Se Sumatera Utara dan Stakeholder bidang pertanian melakukan Uji analisa sampel produk-produk tanaman yang dihasilkan oleh para petani di Sumatera Utara, yang tujuannnya adalah untuk mengetahui kandungan pestisida yang berada pada tanaman yang diproduksi oleh petani tersebut.

"Selama tahun 2019 sampel yang telah dianalisa di Laboratorium tersebut menunjukkan bahwa Produk-produk yang dihasilkan oleh Petani di Provinsi Sumatera Utara masih dibawah ambang Batas Minimum Residu (BMR), artinya seluruh produk2 yang dihasilkan oleh petani di Provinsi Sumatera Utara masih aman dikonsumsi oleh Masyarakat Provinsi Sumatera Utara dan diekspor ke mancanegara,"pungkasnya.(kl9)
Komentar Anda

Berita Terkini