MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT# DIJUAL SEBIDANG TANAH DI DISKI KECAMATANG SUNGGAL KABUPATEN DELISERDANG, UKURAN 12M x 18M, SK CAMAT HARGA Rp. 100JUTA, BERMINAT HUBUNGI 081370413190 (WAK SU)

GM Gakari Sumut Minta Instansi Terkait, Evaluasi Pekerjaan di PLN Sicanang

HARIAN9 author photo
MEDAN| H9
Ketua GM Gakari Sumatera Utara, Apri Budi SH, meminta kepada pihak terkait, seperti Gubernur Sumatera Utara, kementrian terkait, untuk mengevaluasi pekerjaan di pembangkit tenaga listrik PT.PLN ( PERSERO) cabang Sicanang, Belawan tersebut. 

"Karena dari hasil temuan tim kami di lapangan dan laporan masyarakat, kami menganggap, pekerjaan tersebut memiliki kekurangan dalam persoalan pengerjaannya," terang Apri Budi kepada sejumlah wartwan di Belawan, kemarin.

System Joint Welding seperti ini tidak ada dalam WPS ( Welding Prosudur), yang mungkin saja tidak mengikuti Petunjuk yang sebenarnya.Hali ini bisa mengikuti petunjuk dari Disnakertrans atau dari migas. System Joint seperti ini mungkin bisa dilakukan oleh Perusahaan yang tidak mempunyai pengalaman.

"Hal ini kalau diteruskan akan mengakibatkan kerusakan pada matrial dan System keandalan Pembangkit dan akan lebih mudah Bocor sebelum masa Perawatannya," terang Apri.

Masih dari hasil temuan Apri Budi dan rekan di lapangan, di ketahui pengerjaan pipa yang istilah kelistrikanya di sebut joint pipe, jelas sekali terlihat tidak rapi dan tidak sesuai prosedur.

"Umumnya, jika yang mengerjakan proyek adalah perusahaan yang sudah berkompeten di bidangnya yaitu perweldingan,maka joint pipe seperti ini tidak akan dilakukan. Dari yg kami lihat, pengerjaanya terkesan bekerja dangan cara asal asalan,dan tidak mengikuti sop maka akan menimbulkan kerugian Negara yg berkepanjangan dan juga merugikan masyarakat," ujarnya.

Dia juga bilang, pada akhirnya akan merugikan negara yg begitu besar. Dan kemungkinan juga para pekerja yang melakukan pekerjaan tersebut tidak memiliki Sertifikat Keahlian dan Pengalaman di Bidang Boyler.

Apri mengatakan, bahwa pekerjaan ini harus benar benar memiliki keahlian yg sangat khusus, agar pelayanan sumber dari pembangkit PLN dapat di rasakan masyarakat Sumatera Utara. Jangan di karenakan pekerjaan ini di laksanakan dengan asal asalan dan tidak mengikuti sop maka akan menimbulkan kerugian Negara yg berkepanjangan dan juga merugikan masyarakat .

"Kenapa mereka tidak memberikan kepada anak perusahaan PLN, yaitu PJBS, yang sudah ahli dan atau yg sudah biasa mengerjakan Boyler.
Kenapa pula harus swasta yg dikasi. Apalagi diketahui, bahwa proses lelang proyek ini atau tender ini tertutup," tambahnya.

Maka untuk itu Apri berharap banyak kepada instansi terkait agar pekerjaan yg di anggap kurang propesional atau tidak memiliki sartifikat di bidang itu agar di kaji kembali dan di putuskan hubungan kontraknya. 

"Kita minta, segera hentikan pengerjaan proyek tersebut, jika tidak, maka akan terjadi kerugian negara. Kita khawatir, hal inilah yang menjadi salah satu penyebab dari seringnya pemadaman listrik akibat perawatan instalasi atau pembangkit kita, jangan sampai ada indikasi disengaja," tandasnya. (fat9)
Komentar Anda

Berita Terkini