LARISPA


MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT# ANDA PUNYA BAKAT MENULIS PUISI, ARTIKEL, KARYA ILMIAH DAN TULISAN LAINNYA, SERTA INGIN DIMUAT DI KANTOR BERITA HARIAN9 INI, SILAHKAN KIRIM tulisan ANDA VIA EMAIL redaksiharian9@gmail.com

Kapolrestabes Medan Jadi Narasumber Pertemuan Tokoh Agama

harian9 author photo

MEDAN| H9
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr H. Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi menjadi salah satu narasumber pertemuan Tokoh Agama se Kota Medan yang di Ballroom Lantai 9 Arya Duta Jalan Kapten Maulana Lubis No. 8 Medan, Rabu (27/11/2019).

Adapun turut sebagai narasumber yaitu, Dandim 0201/BS Kolonel Inf Roy Hansen J Sinaga, S. Sos, Ketua MUI Kota Medan Prof DR H. Moh Hatta, Ketua FKUB Kota Medan Drs H. Ilyas Halim, M.Pd, perwakilan Agama Kristen Pdt Torang Pasaribu, M.Th, perwakilan Agama Katolik Uskup agung, perwakilan Agama Budha Ridwan, ST, perwakilan Agama Konghucu Muslim Linggouw, dan perwakilan Agama Hindu Pendeta Matha Riswan, SPdh.

Kegiatan ini melalui acara Pertemuan Tokoh Agama Sekota Medan Tahun 2019, mari kita tingkatkan "Persatuan dan Kesatuan serta Toleransi Antar Umat beragama dalam Rangka Membangun Kota Medan Menuju Kota Masa Depan Yang Multikultural, Berdaya Saing, Humanis Sejahtera dan Relegius".

Kapolrestabes memaparkan kita bagian dari Kota Medan Optimis akan maju. Apabila Kota Medan dikelola dengan baik akan bertambah baik buat masyarakat Kota Medan. Kemajuan Kota Medan ada ditangan kita semua, Kota Medan akan bertambah maju bila dikelola dengan baik dan kemajuan Kota Medan ada ditangan kita semua.
      
Saya sering mengartikan bahwa Kota Medan adalah ibarat Light On The Hill (Cahaya di Perbukitan), semua orang bisa datang ke Kota Medan, oleh karena itu Kota Medan akan menjadi bersinar dan bagaimana kita menjaganya dengan baik salah satunya adalah keamanan dan kekondusifan Kota Medan karena Medan adalah Center Of Duty Pusat Daya Tarik Sumut karena Medan adalah Sumut dan Sumut Adalah Medan.

Parameter kondusifnya Medan adalah bagaimana Kota Medan ini aman, masyarakat tidak takut berangkat pagi beribadah, pergi ke mall dan tidak takut lagi dengan premanisme, begal karena pihak keamanan Polri cepat datang ke lokasi kejadian seperti bila ada pengaduan masyarakat cepat ditanggapi oleh Polri, ada Narkoba direspon dengan penindakan, ada anak muda malam-malam mabuk dengan suara musik kepling atau lurah dan Bhabinkamtibmas cepat datang untuk  membubarkannya sehingga tidak meluas.
    
Semua Endingnya adalah kesejahteraan dalam berkehidupan berkebangsaan dan masyarakat bisa sejahtera, taraf hidup meningkat dan status hidup layak. Membaca, melihat dan memahami tesebut implementasi untuk pembelajaran.

Sebagai contoh ada ribuan orang melihat buah apel itu jatuh dan hanya 1 orang saja mempelajari/membaca mengapa apel itu jatuh, Isac Newton membaca buku dan duduk di bawah pohon apel dan melakukan penelitian mengapa buah apel tersebut jatuh, ternyata disitu ada ilmu gravitasi untuk dipergunakan sebagai ilmu penerbangan.

Dalam dunia global perubahan sering terjadi, perubahan nasional dan lokal tidak bisa ditunda - tunda, kalau kita tidak mau berubah kita akan diam dan akan mengeluh saja, tapi kalau kita pintar mencari solusi dan inovasi, ancaman dan persoalan tersebut bisa diatasi.

Ini permasalan yang kita hadapi bersama seperti banjir, premanisme, begal, pasar tumpah dan parkir liar harus kita hadapi dengan bijaksana agar Kota Medan menjadi Kota Metropolitan. (HJ9)

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr H. Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi, Sampaikan Sambutan Pada Acara Pertemuan Dengan Tokoh-Tokoh Agama Se Kota Medan. (Foto: Joko Hendro)



Komentar Anda

Berita Terkini