PPK


LARISPA


Mahasiswa Desak DPRD Padangsidimpuan Bentuk AKD

HARIAN9 author photo
PADANGSIDIMPUAN| H9
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pengurus Besar Barisan Mahasiswa Revolusioner (PB BMR) Sumatara Utara, melakukan aksi unjuk rasa di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padangsidimpuan mendesak agar pimpinan dan anggota DPRD Kota Padangsidimpuan segera membentuk Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPRD Padangsidimpuan, Kamis (28/11).

Aksi unjuk rasa yang dipimpin Koordinator Aksi Roni Yacub Azhari dan Koordinator Lapangan Muhammad Amru, berjalan dengan tertib dan damai, dibawah pengawasan aparat dari Polres Padangsidimpuan dan  Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padangsidimpuan.

Kedatangan mahasiswa juga disambut pimpinan dan anggota DPRD masing-masing Erwin Nasution, SH, Iswandi Arisandi, Akhmad Maulana dan melakukan dialog di ruang sidang Kantor DPRD Kota Padangsidimpuan.

Dalam orasinya, mahasiswa menyuarakan beberapa point penting tekait terkendalanya pembentukan AKD sejak setelah tiga bulan anggota DPRD Kota Padangsidimpuan masa bhakti 2019-2024 terbentuk yakni, mendesak pimpinan dan anggota DPRD Kota Padangsidimpuan agar menyelesaikan pembentukan AKD DPRD Kota Padangsidimpuan, agar pimpinan dan anggota DPRD Kota Padangsidimpouan mengedepankan kepentingan rakyat daripada kepentingan pribadi dan kelompok.

Kemudian, menmdesak pimpinan dan anggota DPRD Kota Padangsidimouan mengundurkan diri dari wakil rakyat, jika permasakahan AKD tidak dapat diselesaikian dan Pimpinan serta anggota DPRD Kota Padangsidimpuan diminta menjalankan amanah rakyat dan jangan coba-coba menghianati rakyat.

Koordinator Aksi Roni Yacub Azhari dalam orasinya juga menyampaikan, DPRD sebagai lembaga perwakilan rakyat yang berkedudukan sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah yang kedudukannya dipilih melalui Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif dan sebagai wakil rakyat, semestinya DPRD lebih mengedepankan kepentingan rakyat daripada kepentingan kelompok.

Namun katanya, kami melihat, dinamika persoalan AKD yang belum terbentuk, yang tentunya akan berdampak kepada pembangunan daerah dan kepenmtingan rakyat, akibat adanya tarik ulur kepentingan kelompok di lembaga Legislatif.

“ Jika permasalahan internal di DPRD Kota Padangsidimpuan tidak selesai, lalu bagaimana DPRD akan memperjuangkan aspirasi rakyat. Oleh sebab itu, kami dari PB BMR Sumut mengingatkan anggota DPRD Kota Padangsidimpuan agar tidak mengabaikan kepentingan rakyat, “ tegasnya.

Wakil Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan Erwin Nasution, SH, didampingi anggota Iswandi Arisandi dan Akhmad Maulana mengapresiasi kedatangan adik-adik mahasiswa ke gedung DPRD Kota Padangsidimpuan dengan tertib untuk menyuarakan aspirasi terkait polemik yang terjadi di DPRD Padangsidimpuan dalam hal pembentukan AKD DPRD Kota Padangsidimpuan.

“ Tentunya aspirasi ini kami tampng, namun berhubung Ketua DPRD dan satu orang lagi Wakil Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan sedang ada tugas lain, tentunya aspirasi ini akan kami sampaikan kepada pimpinan DPRD lainnya dan mudah-mudahan persoalan AKD ini bisa selesai secepatnya, apalagi akhir tahun anggaran 2019 akan berakhir dan masih banyak agenda DPRD yang harus diselesaikan. Yakinlah...persoalan AKD ini akan selesai dan kami juga tidak ingin rakyat jadi korban, “ ujar Erwin.

Usai mendengarkan penjelasan dari Wakil Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan Erwin Nasution, SH, mahasiswa yang tergabung dalam PB BMR Sumut membubarkan diri kembali ke kampus masing-masing.  (Wan9)
Komentar Anda

Berita Terkini