MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT# DIJUAL SEBIDANG TANAH DI DISKI KECAMATANG SUNGGAL KABUPATEN DELISERDANG, UKURAN 12M x 18M, SK CAMAT HARGA Rp. 100JUTA, BERMINAT HUBUNGI 081370413190 (WAK SU)

Masyarakat Panai Hilir Labuhanbatu Mohon Kepastian Hukum Lahan

HARIAN9 author photo
LABUHANBATU| H9
Seluruh Masyarakat Labuhanbatu, merasa bersyukur dan memberi kan apresiasi kepada Polisi  yang telah berhasil menangkap pembunuh sekaligus penyandang dana untuk melakukan pembunuhan dua oknum wartawan  yakni M.Sianipar dan MP. Siregar  tanggal 30  Oktober 2019 lalu di areal perkebunan kelapa sawit  milik PT.SAB/KSU AMELIA di Desa Wonosari  Kecamatan Panai Hilir Kabupaten Labuhanbatu  Provinsi Sumatera Utara.

Direktur  Reskrimum  Poldasu Kombes Andi Rian mengatakan di antara yang ditangkap adalah pemilik PT.SAB yakni Harry Padmoasmoto sekaligus sebagai penyandang dana dalam pembunuhan ini dan  selaku otak perencana Janti Katimin Hutahaean alias Jampi  Hutahaean  warga Asahan, kedua tersangka inilah yang merencanakan pembunuhan ini.

"Terlepas dari hukuman yang akan dijalani tersangka kemungkinannya bisa hukuman mati ataupun penjara seumur hidup, yang lebih penting hal yang serupa ini jangan terjadi lagi bukan saja untuk Wartawan tapi seluruh Masyarakat," katanya, Jumat (8/11/2019) sore.

Keberadaan PT.SAB/KSU. AMELIA secara Syah beberapa bulan lalu sudah dieksekusi Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara,membatalkan lahan perkebunan kelapa sawit di Desa Wonosari Kecamatan Panai Hilir Kabupaten Labuhanbatu.

Namun dengan adanya peristiwa pembunuhan ini ternyata pihak PT.SAB masih terus beraktivitas dilahan itu, sementara dalam eksekusi itu dikatakan tidak lagi dibenarkan siapapun beraktivitas dilahan tersebut sehingga Masyarakat awam disana mempertanyakan sampai dimana maksud dan tujuan eksekusi yang dilakukan Dinas Kehutanan Sumut itu.

Untuk tidak lagi terulang kejadian yang sama Masyarakat meminta kepada Pihak Pemerintah terkhusus Pemkab Labuhanbatu, agar status lahan PT.SAB/KSU.AMELIA itu dapat disosialisasikan kepada Masyarakat karena lahan itu juga pada awalnya sebelum di kuasai PT.SAB/KSU AMELIA sudah digarap oleh Masyarakat.(Thamrin9)
Komentar Anda

Berita Terkini