MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT# DIJUAL SEBIDANG TANAH DI DISKI KECAMATANG SUNGGAL KABUPATEN DELISERDANG, UKURAN 12M x 18M, SK CAMAT HARGA Rp. 100JUTA, BERMINAT HUBUNGI 081370413190 (WAK SU)

Mencoba Lari Dari Kejaran Polisi, Kaki Tersangka Bandar Narkoba Jebol Kena Dor

HARIAN9 author photo

PADANGSIDIMPUAN|H9
Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Padangsidimpuan meringkus seorang residivis yang juga bandar narkoba antar Kabupaten SN alias Eben (47) warga Jalan Serma Lian Kosong Gang Sehat Kelurahan Wek II Kecamatan Padangsidimpuan Utara Kota Padangsidimpuan, Rabu (30/10), sekira pukul 12.35 Wib.

Tersangka ditangkap di jalan umum Dusun Gala-gala Torop Desa Rimba Soping Kecamatan Padangsidimpuan Angkola Julu, Kota Padangsidimpuan, setlah terlebih dahulu petugas menembak kaki tersangka yang mencoba melarikan diri saat hendak ditangkap.

Dari tersangka juga, petugas menyita barang bukti narkotika jenis ganja seberat 6.350 gram (6,35 Kg) yang dibalut dalam 6 bal lakban warna coklat dan satu buah kantongan asoy warna merah, satu buah timbangan duduk warna kuning, satu buah ember air warna abu-abu, 14 buah plastik asoy warna merah dan satu unit handphone merek Nokia.

Informasi yang dihimpun di Mapolres Padangsidimpuan, Jum,at (1/11) menyebutkan, penangkapan tersangka, brawal setelah jajaran Sat Resnarkoba Polres Padangsidimpuan mendapat informasi dari masyarakat bahwa di di Dusun Gala-gala Torop Desa Rimba Soping Kecamatan Padangsidimpuan Angkola Julu, Kota Padangsidimpuan, sering terjadi transaksi narkoba yang sangat meresahkan masyarakat.

Berdasarkan informasi tersebut, Kapolres Wijaya Padangsidimpuan AKBP Hilman S.IK.MH langsung membentuk tim dan memimpin melakukan menyelidikan untuk memastikan informasi tersebut, mengingat tersangka sedang menguasai barang haram narkotika jenis ganja dalam jumlah cukup besar yang akan diedarkan tersangka.

Saat petugas mendatangi lokasi yang diinformasikan masyarakat, petugas melihat tersangka bersama temannya berboncengan mengendarai sepeda motor jenis Honda Beat dan dicurigai sedang membawa narkotika jenis ganja.

Petugas langsung melakukan penyetopan, namun sepeda motor yang dikenderai tersangka dan temannya tersangka tancap gas, sehingga petugas melakukan pengejaran dengan mengunakan sepeda motor dan mobil patrol, sambil melakukan tembakan peringatan namun tersangka tidak mengindahkannya.

Tak ingin buruannya kabur petugaspun melakukan tindakan tegas terukur dan mengenai kaki sebelah kanan tersangka sehingga sepeda motor hilang kendali dan terjatuh selanjutnya petugas mengamankan tersangka SN alias Eben, namun teman tersangka yang identitasnya sudah diketahui petugas melarikan diri.

Ketika dilakukan pemeriksaan terhadap tersangka, petugas menemukan barang bukti ganja siap edar sebanyak 3 bal yang dibalut lakban berwarna coklat seberat 3 kilogram, bersama satu buah tas sandang besar warna hitam merk Elle dan satu unit handphone warna hitam merk Nokia.

Kemudian petugas menginterogasi tersangka guna dilakukan pengembangan dan mendatangi pondok milik tersangka beristirahat yang berada di areal perkebunan milik tersangka di Desa Mompang Kecamatan Padangsidimpuan Angkola Julu, Kota Padangsidimpuan, yang diduga dijadikan tempat penyimpanan daun ganja sebelum di edarkan yang lokasinya jauh dari pemukiman warga.

Di pondok tersebut, petugas juga menemukan barang bukti 3 bal daun ganja kering yang dibalut lakban warna coklat berisi ganja kering seberat 3 kilogram. Selain juga, petugas menemukan satu bungkus plastik berisi narkotika jenis ganja kering seberat 350 gram bersama barang bulti lainnya.


Setelah memastikan semua barang bukti sudah berhasil di amankan selanjutnya tersangka dibawa ke Rumah Sakit Umum daerah (RSUD) Kota Padangsidimpuan guna mendapatkan perawatan medis dan usai di obati, pelaku dan barang bukti dibawa ke Mapolres Padangsidimpuan guna menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Kapolres Padangsidimpuan AKBP Hilman S.IK.MH didampingi Kasat Resnarkoba AKP CJ. Panjaitan SH dan Kasubbag Humasy Iptu Maria Marpaung, SE ketika dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersangka yang meripakan residivis kasus narkoba dan juga bandar narkoba.

“ Pelaku ini sebagai residivis kasus narkoba, pelaku juga pernah ditangkap pada tahun 2018 silam, dan baru bebas sekitar tiga bulan yang lalu dan pelaku dipersangkakan dengan UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika, “ ujar Hilman. (Wan9)
Komentar Anda

Berita Terkini