MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT# DIJUAL SEBIDANG TANAH DI DISKI KECAMATANG SUNGGAL KABUPATEN DELISERDANG, UKURAN 12M x 18M, SK CAMAT HARGA Rp. 100JUTA, BERMINAT HUBUNGI 081370413190 (WAK SU)

Ranperda Pemkab Labuhanbatu TA.2020, Terdapat 53,60 Persen Biaya Tidak Langsung

HARIAN9 author photo

LABUHANBATU| H9
Pemkab Labuhanbatu diwakili Sekdakab Ahmad Muflih SH MM telah menyampaikan nota jawaban atas pandangan umum fraksi DPRD Kabupaten Labuhanbatu terhadap penyampaian Ranperda tentang APBD Kabupaten Labuhanbatu Tahun Anggeraran 2020 pada rapat paripurna DPRD pada masa persidangan ke 1 Tahun Sidang 2019-2020 Kamis (7/11/19) sore di ruang rapat Paripurna DPRD Kabupaten Labuhanbatu.

APBD merupakan instrumen dalam rangkaian peningkatan kesejahteraan Masyarakat, untuk itu Pemerintah Kabupaten Labuhabatu tetap berupaya secara maksimal dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi menekan laju insflasi mengurangi tingkat pengangguran maupun kemiskinan, sesuai dengan rencana kerja pembangunan daerah setiap tahunnya, kata Sekdakab.

Sekdakab Muflih, mengatakan Ranperda tentang APBD Kabupaten Labuhanbatu yang disampaikan kepada Dewan didasari atas rencana kerja pembangunan pada Tahun Anggaran 2020 sebagai tindak lanjut terhadap RPJMD yang telah ditetapkan sebelumnya.

"Namun demikian belum seluruhnya  dapat terpenuhi sebagaimana yang diharapkan tentu hal ini tergantung kepada kondisi celah dan kapasitas fiskal kemampuan keuangan daerah yang ada, untuk itu kami berharap dukungan sepenuhnya dari Anggota Dewan yang terhormat demi kemajuan pembangunan Kabupaten Labuhabatu," sebut Muflih

Rapat Paripurna DPRD yang di pimpin langsung oleh Ketua DPRD Labuhanbatu Hj Meika Rianti Siregar SH menjelaskan untuk melakukan pembahasan Ranperda tentang rencana APBD Kabupaten Labuhanbatu Tahun Anggaran 2020 ditingkat Komisi bersama OPD mitra kerja dan Badan Anggaran dengan TPAD akan dilanjutkan pada tanggal 15 Nopember 2019 dengan laporan hasil keputusan rapat Badan Anggaran.

"Dari dokumen Ranperda APBD TA 2020 ini masih terlihat relatif besarnya Anggaran Belanja tidak langsung atau belanja Aparat mencapai 53.60 persen jika dibandingkan dengan belanja langsung  hanya 46.40 persen, atas hal ini diduga banyaknya jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Labuhanbatu," ujarnya. (Thn9) 

Komentar Anda

Berita Terkini