MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT# DIJUAL SEBIDANG TANAH DI DISKI KECAMATANG SUNGGAL KABUPATEN DELISERDANG, UKURAN 12M x 18M, SK CAMAT HARGA Rp. 100JUTA, BERMINAT HUBUNGI 081370413190 (WAK SU)

Warga Air Batu Pulahan Minta Dishub Asahan Pasang Portal, Ini Alasannya...

HARIAN9 author photo
KISARAN| H9
Warga Desa Pulahan Air Batu meminta dinas Perhubungan (Dishub) Asahan untuk segera memasang Portal di ruas jalan Air Batu menuju Pulahan Kecamatan Air Batu Asahan.Jika hal ini bila tidak di indahkan Dishub Asahan kami masyarakat akan memasang Portal.ucap S.Purba warga Desa Pinang Ripan kebun Pulahan.

Keinginan Pemasangan Portal ini dilakukan karena warga kesal jalan yang dilalui kendaraan perusahaan bisa  menghancurkan jalan yang baru saja dibangun.

Direncakan Penutupan jalan tersebut merupakan puncak kekesalan warga pada aktivitas truk angkutan  milik salah  perusahaan PTPN dan Perusahaan PT Pulahan Seruwai yang tidak menyesuai besarnya truck dan muatan dengan kondisi jalan III C.Sehingga membuat jalan kabupaten tersebut sulit dilalui oleh kendaraan sepeda motor maupun mobil pribadi karena besarnya mobil angkutan perusahaan.

Warga Desa Pulahan Air Baru menyesalkan kebijakan manajemen perusahaan sawit tersebut yang hanya ingin mengeruk keuntungan dengan mengabaikan hak masyarakat terhadap infrastruktur jalan yang dibangun Pemerintah kabupaten Asahan.

“Saya sangat kecewa terhadap perusahaan yang tak peduli dengan kebutuhan kami, akses jalan dan selalu menganggap kami masyarakat kecil,” ungkap S.Purba diamini warga, Jumat (08/11/2019).

Dikatakannya, jalan ini milik kabupaten yang merupakan hak rakyat, dibangun dengan uang rakyat hancur lebur akibat aktivitas perusahaan.

“Kasihan pak warga disini . Kalau seperti ini kan tidak ada manfaat perusahaan untuk warga sekitar,” ungkapnya.

Dalam sehari jalan satu-satu akses warga ke Ibu Kota Kecamatan dan Kabupaten jadi rusak. Sehingga diharapkan jalan yang telah dibangun Pemerintah bisa bertahan, tapi Angkutan  milik perusahaan yang melintas over tonase.

“Harapannya ada tanggungjawab perusahaan kepada masyarakat seperti memperbaiki jalan tersebut karena jalan ini satu-satunya akses warga menuju ibu kota kecamatan untuk membawa hasil panen untuk di jual,” ungkapnya.

Sementara itu, Bakti Marpaung Pemerhati Pembangunan Pemerintah  Kabupaten Asahan menganggap perusahaan tidak peduli lingkungan, hingga mengakibatkan kerugian bagi warga sendiri. Maka itu, Bakti Marpaung berharap Pihak Dishub segera tanggap memberikan solusi sebelum masyarakat Pulahan melakukan aksi pemasangan portal di  jalan kabupaten.

"Seharusnya pemasangan portal tidak perlu dilakukan, asalkan pihak perusahaan lebih peduli dengan dampak lingkungan," ungkap Bakti paling tidak lakukan perbaikan atau pengerasan jalan yang dilalui kendaraan perusahaan. (amr9)
Komentar Anda

Berita Terkini