LARISPA


MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT# DIJUAL SEBIDANG TANAH DI DISKI KECAMATANG SUNGGAL KABUPATEN DELISERDANG, UKURAN 12M x 18M, SK CAMAT HARGA Rp. 100JUTA, BERMINAT HUBUNGI 081370413190 (WAK SU)

Bupati Tapsel : Jangan Ada Lagi Pengelompokan di Tengah Masyarakat Desa

HARIAN9 author photo
      

TAPSEL| H9
Kepala Desa harus mampu merangkul dan memberdayakan seluruh lapisan masyarakat guna mendukung kebijakan pembangunan di desanya. Sebab Kepala Desa merupakan nakhoda Pemerintah Desa yang di percaya oleh masyarakat dalam upaya memajukan pembangunan di Desa.

“ Jangan ada lagi pengelompokan di tengah masyarakat Desa. Bangun kerjasama tim dengan seluruh perangkat Desa, serta tingkatkan kompetensi Aparatur Desa khususnya dalam pengelolaan Dana Desa sehingga pelaksanaannya tepat sasaran, akuntabel, dan dapat di pertanggungjawabkan, ” tegas Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Syahrul M Pasaribu, saat melantik 38 Kepala Desa terpilih periode 2019-2025 di Gedung Serbaguna Sarasi II, Perkantoran Pemkab Tapsel, Jalan Prof. Lafran Pane, Sipirok, Senin (2/12/).

Pelantikan Kepala Desa tahun 2019 tersebut dihadiri Wakil Bupati Tapsel Ir. Aswin Efendi Siregar, Ketua DPRD Tapsel Husin Sogot Simatupang, S.Ag, anggota DPRD Tapsel Dolly Putra Parlindungan Pasaribu, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa Mhd. Yusuf, SPd diwakili Kabid Pemerinthan Desa Rikcy Hadamean Siregar, pimpinan OPD, Camat, Kabag, Ketua TP. PKK Kabupaten Tapsel Ny. Syaufia Lina Syahrul M Pasaribu beserta jajarannya, PKK Kecamatan, para Kepala Desa terpilih beserta istri.

Pada kesempatan itu juga, Bupati Syahrul menyampaikan ucapan selamat kepada 38 Kepala Desa yang telah dilantik, begitu juga kepada semua pihak yang telah mensukseskan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2019 di Kabupaten Tapsel.

Tentunya menjadi Kepala Desa merupakan pilihan dan keinginan dari saudara-saudara sekalian. Oleh karena itu, melalui momentum ini, Kepala Desa yang telah dilantik diharapkan harus mampu meningkatkan mutu pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat di Desa.

Sedangkan kepada isteri Kepala Desa yang secara ex-officio telah menjadi pengurus PKK Desa untuk dapat mendukung tugas-tugas suami demi suksesnya pembangunan pemerintah di Desanya masing-masing.

“ Kepada 38 Kades yang sudah resmi dilantik agar pengelompokaan warga berdasar pilihan politik harus dibuang. Semua warga masyarakat harus dilayani melalui cara-cara yang konstruktif dan positif, “ terang Syahrul

Bupati juga mengingatkan kepada para Kepala Desa yang baru dilantik untuk tidak lupa memenuhi tugasnya agar dan mampu meningkatkan Pendapatan Desa yang brsumber dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) demi peningakatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“ PBB merupakan suatu kewajiban setiap warga Negara Indonesia yang dipungut berdasarkan peraturan dan perundang-undangan yang tujuannya untuk peningkatan PAD dan pembangunan daerah, “ katanya.

Sebelumnya, Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa Mhd. Yusuf, SPd diwakili Kabid Pemerinthan Desa Rikcy Hadamean Siregar melaporkan, pelantikan 38 Kepala Desa terpilih periode 2019-2025 yang merupakan hasil Pilkades 2019, berdasarkan SK. Bupati Tapsel No. 188.45/723/KPTS/Tahun 2019 tentang Pengangkatan Kepala Desa Periode 2019-2025 se Kabupaten Tapsel tertanggal 2 Desember 2019. (Wan9)
Komentar Anda

Berita Terkini