LARISPA


MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT# DIJUAL SEBIDANG TANAH DI DISKI KECAMATANG SUNGGAL KABUPATEN DELISERDANG, UKURAN 12M x 18M, SK CAMAT HARGA Rp. 100JUTA, BERMINAT HUBUNGI 081370413190 (WAK SU)

Hubungan yang Serasi Ciptakan Keluarga Harmonis

HARIAN9 author photo
TAPSEL| H9
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan (Tapsel) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2PA) menggelar Sosialisasi Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) di Aula Bappeda Kantor Bappeda, Jalan Prof Lafran Pane, Sipirok, Jum'at (29/11).

Acara sosialisasi dibuka Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu, Wakil Bupati Tapsel Ir. Aswin Efendi Siregar, MM, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Tapsel Drs.Parulian Nasution, MM, para Asisten dan Staf Ahli Bupati dan diikuti 50 orang peserta terdiri dari perwakilan OPD, Camat se Tapsel, pengurus TP PKK Tapsel, DWP Tapsel, Ketua TP PKK Kecamatan se ─║Tapsel, Ketua BKMT, Ketua GOW dan Ketua LPPLU, serta menghadirkan narasumber Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak Pada Dinas P2PA Sumut Dra. Marhamah, M.Si.

Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu, dalam sambutannya mengatakan, keluarga sejahtera merupakan keluarga yang harmonis yang ditandai dengan hubungan yang serasi antar seluruh anggota keluarga, baik ayah, ibu, anak atau seluruh anggota keluarga lainnya didalam rumah tangga. 

" Puspaga diharapkan dapat menjadi wadah untuk meningkatkan kemampuan dalam mengasuh dan melindungi anak, serta menjadi rujukan dalam pendidikan 11¹¹Q bagi anak, guna menunjang tumbuh kembang anak secara optimal, " ujar Bupati.

Bupati Syahrul juga mengharapakan adanya perhatian keluarga pada masa perkembangan anak yang merupakan  faktor yang sangat penting, baik itu, dari segi fisik, mental, maupun sosial anak.

" Tentunya melalui pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini dapat meningkatkan peran dan kesadaran kita semua, khususnya para orang tua akan pentingnya perhatian kita pada masa perkembangan anak dan melalui Puspaga dapat menjadi solusi dalam berbagai persoalan yang timbul ditengah masyarakat, yang disebabkan oleh karena pengasuhan atau perlakuan yang salah dalam keluarga, lingkungan rumah, lingkungan sekolah, lingkungan pergaulan dan lingkungan pada lembaga pengasuhan alternatif, harapnya.

Sebelumnya Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Tiorisma Damayanti dalam laporannya menjelaskan, kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang layanan puspaga dalam upaya pencegahan dan penanganan terhadap perempuan dan anak korban kekerasan serta adanya komitmen bersama untuk melakukan upaya pencegahan kekerasan pada perempuan dan anak. (Wan9)

Komentar Anda

Berita Terkini