LARISPA


MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT# DIJUAL SEBIDANG TANAH DI DISKI KECAMATANG SUNGGAL KABUPATEN DELISERDANG, UKURAN 12M x 18M, SK CAMAT HARGA Rp. 100JUTA, BERMINAT HUBUNGI 081370413190 (WAK SU)

Menlu RI Dukung Peran Penting Perempuan dalam Proses Perdamaian di Afghanistan

harian9 author photo

JAKARTA| H9
Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Retno L.P. Marsudi saat membuka acara “Dialogue between Women of Afghanistan: Bridging the Gap and Sharing Experience di Grand Sahid Jaya Hotel, pada 29 November 2019, menyampaikan, Dialog Perempuan Afghanistan merupakan implementasi komitmen Indonesia dalam mendukung proses perdamaian di Afghanistan yang mengedepankan keterlibatan peran perempuan sebagai agen perdamaian. 

“Perempuan adalah aktor penting dalam menciptakan perdamaian yang inklusif,” tegasnya. 

Kegiatan diikuti oleh 38 orang peserta perwakilan perempuan dari berbagai latar belakang dan daerah serta dipimpin oleh Menteri Informasi dan Kebudayaan Afghanistan, Y.M. Hasina Safi.

“Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi komitmen tulus Indonesia bagi perdamaian dan pemberdayaan perempuan Afghanistan. Kita juga perlu terus bekerja sama erat untuk menindaklanjuti hasil Dialog hari ini,” jelas Menteri Safi.

Menlu Retno menekankan pentingnya dialog sebagai platform untuk mengembangkan rasa saling percaya dan menjembatani kesenjangan dan perbedaan di antara sesama perempuan, sehingga semua perempuan memiliki kesempatan yang sama dalam upaya pembangunan Afghanistan.

Isu pemberdayaan perempuan juga menjadi fokus utama dalam pembahasan Dialog. 

“Pendidikan dan peningkatan kapasitas diperlukan untuk meningkatkan pemberdayaan perempuan dan harus didukung oleh keluarga, masyarakat, dan pemerintah melalui kebijakan,” jelasnya.

Secara khusus, Menlu Retno mengharapkan Dialog Perempuan Afghanistan kali ini dapat mengidentifikasi langkah-langkah ke depan dalam rangka menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perempuan untuk dapat meningkatkan perannya dalam proses perdamaian, meningkatkan rasa toleransi dan perdamaian, dan menerapkan nilai-nilai women empower women (saling dukung antara kaum perempuan).

“Dialog ini bukan one-off event, kita akan tindak lanjuti melalui kerja sama Afghanistan-Indonesia women network,” tambahnya.

Dialog Perempuan Afghanistan turut menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain: Prof. Nazaruddin Umar (Imam Besar Masjid Istiqlal), Siti Ruhaini Dzuhayatin (Tim Komunikasi Mensesneg), Yenny Wahid (Direktur Wahid Foundation), dan Prof. Dr. Hj. Huzaemah T. Yango (Ketua Bidang Fatwa MUI).

Selama 4 hari, sejak tanggal 27 hingga 30 November 2019, para wakil perempuan Afghanistan mengikuti rangkaian kegiatan Dialog on the Role of Women in Building and Sustaining Peace. 

Kegiatan terdiri dari program peningkatan kapasitas di bidang kesehatan ibu dan anak, pendidikan dan pengembangan usaha, serta konsultasi dan dialog ke DPR RI, Komnas Perempuan, Pengusaha Muslimah Indonesia, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dan kunjungan lapangan. (kemlu/03)

(Foto: kemlu)


Komentar Anda

Berita Terkini