MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT# DIJUAL SEBIDANG TANAH DI DISKI KECAMATANG SUNGGAL KABUPATEN DELISERDANG, UKURAN 12M x 18M, SK CAMAT HARGA Rp. 100JUTA, BERMINAT HUBUNGI 081370413190 (WAK SU)

Polres Padangsidimpuan Musnahkan Barbut Ganja 21 Kg

HARIAN9 author photo
PADANGSIDIMPUAN| H9
Polres Padangsidimpuan melalui Satuan Reserse Narkotika dan Obat Terlarang (Sat Resnakoba) melakukan pemusnahan barang bukti (barbut) narkotika jenis ganja yang totalnya seberat 21 Kilogram, di halaman upacara Mapolres Padangsidimpuan, Rabu (4/12).

Pemusnahan Barbut narkotika tersebut dipimpin Kapolres Padangsudimpuan AKBP Hilman Wijaya, SIK, MH, dihadiri Ketua Pengadilan Negeri (PN) Padangsidimpuan diwakili Hery Candra, Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Padangsidimpuan  Ahmad Harahap, SH, Wakapolres Padangsidimpuan Kompol Matnur Dalimunthe, mewakili Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tapanuli Selatan (Tapsel) diwakili Ronny Ashar, SH, mewakili Kakan Kesbangpol Yunan Daulay. Sos, Pengacara Erwin P. Siregar, Kasat Resnarkoba AKP. CJ Panjaitan SH, Kasat Reskrim  AKP. H. Abdi Abdullah, SH  dan PJU Polres Padangsidimpuan.

Usai pemusnahan Barbut, Kapolres Padangsudimpuan AKBP Hilman Wijaya, SIK, MH, mengatakan, Barbut narkotika jenis ganja yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil pengungkapan 2 kasus narkotika dengan 4 tersangka, masing-masing LP  Nomor / 77.A / VIII / 2019 / SU / PSP / Resnarkoba, 22 Agustus 2019, atan nama tersangka PN alias Penghong, ZAH dan MT, dengan Barbut ganja sebanyak 14.936,29 Gram dan LP Nomor: 110.A / X / 2019 / SU / PSP / Resnarkoba, tanggal 30 Oktober 2019 atas nama tersangka SN alias Eben, dengan Barbut ganja seberat 6.021,9 Gram.

" Pemusnahan itu merupakan komitmen Polri  khususnya Polres Padangsidimpuan untuk memberantas penyalahgunaan narkoba dan perkaranya sefang kami tangani dan akan diserahkan ke Penuntut Umum untuk segera menjalani persidangan, " ujar Kapolres.

Kapolres menjelaskan, pemusnahan Barbut ganja ini untuk menjawab keraguan masyarakat agar Barbut narkotika harus dimusnahkan agar 
tidak disalahgunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.

" Kami tidak main-main terhadap segala bentuk penyalahguna narkotika baik itu pengguna, pengedar bahkan bandar narkoba. Semua akan kami sikat dan tindak tegas dan bila perlu apabila afa yang melwan petugas kami, akan kami lumpuhkan dengan tindakan tegas dan terukur, " ungkapnya.

Sementara Kasat Narkoba Polres Padangsidimpuan AKP. CJ Panjaitan, SH melaporkan, ganja yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil tindak kejahatan narkotika selama bulan Agustus dan bulan Oktober 2019 dengan 4 orang tersangka dan ke empat tersangka dijerat dengan Pasal 114 sub Pasal 112 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“ Barang bukti narkotika golongan I dalam bentuk ganja kering siap edar itu dimusnahkan berdasarkan hasil labolatorium forensik Polri Cabang Medan yang menyatakan bahwa barang bukti tersebut bersifat terlarang atau dilarang untuk diedarkan, “ terang Kasat.

Kepala BNNK Tapsel diwakili Ronny Ashar, SH, memberikan apresiasi kepada jajaran Polres Padangsidimpuan yang telah melakukan pemusnahan Barbut narkoba ini, sehingga masa depan anak bangsa banyak yang terselamatkan dari bahaya narkotika.

“ Pemusnahan barang bukti narkotika secara transparansi ini adalah sebagai wujud komitmen bersama dalam pemberantasanpenyalahgunaan narkoba yang telah banyak meracuni generasi muda. Kegiatan ini harus kita hargai, mengingat narkoba adalah musuh bangsa yang paling besar dan untuk mengantisipasi ini mari kita bergandengan tangan, demi mewujudkan Indonesia khususnya Kota Padangsidimpuan yang bebas narkoba, “ kata Roni (Wan9)
Komentar Anda

Berita Terkini