Pers Covid19


LARISPA


Kampung Bupati Tapsel Membara, 14 Unit Rumah Warga Terbakar

HARIAN9 author photo

TAPSEL|H9
Kampung Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Syahrul M Pasaribu di Kecamatan Marancar Kabupaten Tapsel membara, setelah 14 unit rumah warga yang terletak di Lingkungan III Aek Toras Kelurahan Pasar Sempurna Kecamatan Marancar Kabupaten Tapsel dilalap si jago merah, Kamis (23/1) sekira pukul 12.30 Wib.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Untuk sementara kerugian material  ditaksir mencapai Rp.1 Milyar. Sedangan asal api diduga berasal dari rumah milik Guntur Siregar, saat istrinya Sahreni Br Harahap sedang memasak air minum di tungku masak dengan menggunakan kayu bakar.

Informasi yang dihimpun, peristiwa kebakaran yang menghanguskan 14 unit rumah warga yang merupakan bangunan permanen, semi permanen dan bangunan rumah yang terbuat dari papan, berawal dari adanya laporan masyarakat ke petugas piket Pelayanan Masyarakat (Yanmas) Polsek Batangtoru bahwa telah terjadi kebakaran rumah di pemukiman padat penduduk di Lingkungan III Aek Toras Kelurahan Pasar Sempurna Kecamatan Marancar Kabupaten Tapsel.

Mendapat informasi tersebut, Kapolsek Batangtoru AKP. Daulat MZ. Harahap beserta piket jaga dan piket fungsi serta personil TNI dari Koramil Batangtoru dipimpin Dan Ramil Kapten Czi Pahlawan, menghubungi mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel yang stand by di Kantor Camat Batangtoru untuk berangkat ke lokasi kebakaran yang berjarak sekira 20 kilometer dari Batangtoru.

Sesampainya di lokasi petugas melihat api sedang marak membakar rumah warga, sementata warga lainnya terlihat sibuk memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya berupa ember untuk tepat air dan menyiramkannya ke kobaran api yang membakar rumah warga. Sedangkan mobil Damkar milik Pemkab Tapsel yang tiba di lokasi langsung menyemprotkan air ke rumah warga yang terbakar, agar api tidak menjalar ke rumah warga lainnya.

Dua jam berjibaku, akhirnya api dapat dipadamkan dan setelah di data ada sebanyak 12 rumah yang total habis terbakar, sementara dua rumah lagi hanya sebahagian yang terbakar, karena  sebahagian bangunan rumah sempat dirubuhkan dan dirusak guna mencegah api menjalar ke tempat lain.

Kapolsek Batangtoru AKP. Daulat MZ Harahap bersama Dan Ramil Batangtoru Kapten Czi Pahlawan, yang dikonfirmasi membenarkan terjadinya kebakaran 14 unit rumah warga tersebut dan petugas sedang melakukan evakuasi korban kebakaran ke rumah-rumah penduduk.

“ Benar telah terjadi musibah kebakaran yang menghanguskan 14 unit rumah warga. Personil TNI, Polri,  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapsel dan masyarakat kini sedang melakukan evakuasi terhadap korban dan barang-barang yang selamat milik korban kebakaran, “ ujar Kapolsek.

Menurut Kapolsek, dari keterangan warga di TKP, sumber api diduga berasal dari rumah milik Guntur Siregar, dimana saat istrinya Sahreni Harahap sedang memasak air minum di tungku masak, dengan menggunakan kayu bakar, yang kemudian meninggalkan air minum yang sedang dimasak dalam kondisi api tungku menyala.

Namun tiba-tiba muncul asap tebal dari dapur tempat memasak air minum dan diperkirakan api menyambar tabung gas yang posisinya berdekatan dengan tungku masak sehingga menyebabkan ledakan dan percikan api yang menyambar dinding rumah, sehingga api merembet ke rumah yang lain dan ditambah dengan angin kencang menyebabkan api membesar dengan cepat dan menghanguskan 12 unit rumah dan 2 rumah lagi hanya terbakar pada bagian dapur.

“ Kita telah melakukan tindakan dengan membuat laporan kejadian, meminta keterangan saksi-saksi, mengamankan lokasi kebakaran dengan memasang police line, serta mengamankan barang bukti dan bersama Forkopincam dan instansi terkait mendirikan Posko bantuan korban bencana kebakaran di Kecamatan Marancar, “ terang Kapolsek.

Terpisah Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapsel H. Ilham Suhardi, SH melalui Sekretaris BPBD Tapsel Umar Halomoan Daulay yang dihubungi melalui telepon selular mengatakan, personilnya bersama petugas Damkar, dibantu personil TNI, Polri serta masyarakat telah melakukan pendinginan terhadap puing-puing sisa kebakaran yang menghanguskan 14 unit rumah warga.

“ Kondisi api sudah padam dan kejadian tersebut telah kami laporkan juga kepada Bapak Bupati Tapsel dan kami telah melakukan kooordinasi dengan unsure Forkopincam untuk melakukan langkah-langkah selanjutnya, “ terang Umar.  (Wan9)

Komentar Anda

Berita Terkini