Letkol Inf Akbar, NY : Mari Kita Jaga Budaya Kearifan Lokal

HARIAN9 author photo

TAPSEL|H9
Komandan Distrik Militer (Dandim) 0212/TS Letkol Inf. Akbar Novrizal Yusananto, SIP, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga dan melestarikan budaya kearifan lokal yang ada di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).

Hal itu disampaikan Dandim bersama Kapolres Tapsel AKBP. Irwa Zaini Adib, SIK, MH, saat mengikuti acara pembukaan lubuk larangan yang digelar masyarakat Kecamatan Angkola Selatan Kabupaten Tapsel di sungai Kelurahan Simarpinggan Kecamatan Angkola Selatan Kabupaten Tapsel, Minggu (12/1).

Kegiatan juga dihadiri Camat Angkola Selatan Dodi Kurniaean, Kaban Kesbangpol Tapsel Hamdi S Pulungan, Danramil dan Babinsa Koramil 19/Siais, Kapolsek Pintu Padang AKP. Yuswanto, SH, Kasat Reskrim Polres Tapsel AKP. Ginanjar Fitriadi, SIK, MH, Kepala Desa dan Lurah se Kecamatan Angkola Selatan, para tokoh masyarakat, adat, pemuda, agama dan warga masyarakat Kecamatan Angkola Selatan.

Kegiatan yang digelar oleh panitia pembukaan lubuk larangan Kelurahan Simarpinggan, dibuka secara resmi oleh Dandim 0212/Tapsel dan diikuti oleh ratusan warga masyarakat yang langsung turun di sepanjang sungai dengan menggunakan jala dan jaring untuk penangkap ikan secara tradisional.

Menurut Dandim, budaya kearidan lokal yang salah satunya adalah pembukaan lubuk larangan dengan memanfaatkan Sumber Daya Alam (SDA) yang ada dan memberikan nilai tambah  tanpa merusak lingkungan alam. Contohnya memanfaatkan sungai-sungai yang ada di wilayah Desa, yang mana budaya ini sudah dilakoni secara turun sejak dari nenek moyang kita.

" Pembukaan lubuk larangan ini merupakan sebuah kearifan lokal masyarakat yang berkaitan dengan lingkungan yang ada dalam suatu wilayah, tempat, lokasi yang berada di sungai yang disepakati oleh masyarakat bersama lembaga adat, dimana di tempat yang telah disepakati tersebut dilarang untuk mengambil ikan ataupun yang ada dalamnya, " terang Dandim.

Menurut Dandim, budaya kearifan lokal ini juga akan menjalin hubungan keketabatan dan kekompakan dalam bingkai kesatuan dan persatuan masyarakat lokal, karena dilakukan secara bersama-sama seluruh nasyarakat Desa mulai musywarahnya, pelaksanaannya hingga hasilnya jufa sama-sama dinikmati oleh masyarakat Desa.

" Saya bersama Bapak Kapolres sangat mengapresiasi dan menghormati tradisi lubuk larangan yang merupakan salah satu bentuk kearifan lokal yang harus tetap di jaga karena memiliki banyak manfaat bagi masyarakat dan saya berharap dengan adanya tradisi lubuk larangan ini nantinya akan dapat memberikan kontribusi pembangunan di Desa dan masyarakat, " ujar Dandim

Ia menabahkan, melalui kegiatan tradisi pembukaan lubuk larangan ini kiranya dapat terjalin komunikasi antar sesama warga dengan warga, antara warga dengan pemerintah serta dengan aparat TNI maupun Polri.

" Kita akan terus mendukung tradisi lubuk larangan ini, kami juga berharap dengan adanya tradisi dapat menjaga kearifan lokal, menjaga lingkungan dan ekosistem ada yang disungai ini, " imbuhnya.

Sementara Ketua panitia pelaksana pembukaan lubuk larangan, SY. Puddin Munthe mengaku sangat senang dan bangga atas kehadiran para pemimpin di Tapsel dalam memghadiri pembukaan lubuk larangan yang dikelola oleh masyarakat Desa Simapinggan Kecamatan Angkola Selatan.

" Kami ucapkan banyak terima kasih, kami sangat terhormat, atas kehadiran para pemimpin di wilayah kami, Bapak Dandim Tapsel dan Bapak Kapolres Tapsel, yang telah mendukung kami menjaga lubuk larangan ini sehingga bisa kita panen hasilnya hari ini, " ucap Munthe.

Dikatakannya, lubuk larangan memiliki fungsi yang sangat beragam, yaitu menjaga kelestarian hutan, air, tanah serta melestarikan adat istiadat setempat. Lubuk Larangan pun dapat bernilai secara ekonomis dan menjadi perekat kebersamaan dan kegotongroyongan masyarakat setempat. 

" Kami bangga, kita masih dapat menjaga kearifan lokal melalui kegiatan lubuk larangan ini, apalagi kegiatan ini merupakan sebuah tradisi yang sudah teruji sejak lama dan berlangsung srcara turun temurun, fengan memnafaatkan SDA yang ada, " tuturnya. (Wan9)

Komentar Anda

Berita Terkini