LARISPA


MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT# ANDA PUNYA BAKAT MENULIS PUISI, ARTIKEL, KARYA ILMIAH DAN TULISAN LAINNYA, SERTA INGIN DIMUAT DI KANTOR BERITA HARIAN9 INI, SILAHKAN KIRIM tulisan ANDA VIA EMAIL redaksiharian9@gmail.com

Polres Padangsidimpuan Amankan Truk Bermuatan Ganja 250 Kg Dari Madina

HARIAN9 author photo

PADANGSIDIMPUAN| H9
Jajaran Polres Padangsidimpuan mengamankan satu unit truk bermuatan ganja kering seberat 250 kilogram saat sedang parkir dilapangan 1 Tor Simarsayang Kelurahan Bonandolok Kecamatan Padangsidimpuan Utara Kota Padangsidimpuan, Rabu (8/1), sekira pukul 23.00 Wib.

Dari operasi yang dipimpin Kapolres Padangsidimpuan AKBP Hilman Wijaya, SIK. MH didampingi Kasat Resnarkoba AKP. CJ. Panjaitan, SH dibantu puluhan personil, jajaran Polres Padangsidimpuan mengamankan dua pelaku yang mengaku sebagai kurir ganja, yang mana seorang diantara kurir tersebut terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan terukur yang menembus betis kaki sebelah kanan pelaku.

Kedua pelaku yang diamankan tersebut, masing-masing, ASN alias Boja (25) warga Kampung Sedikit Kelurahan Gunung Baringin Kecamatan Panyabungan Timur Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dan juga bertugas sebagai legawai honorer pada Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Madina dan PR alias Dapot (44) selaku supir truk warga Desa Padang Laru Kecamatan Panyabungan Timur Kabupaten Madina.

Sedangkan barang bukti yang disita dari penangkapan tersebut berupa 241 bal daun ganja kering yang dibalut dengan lakban warna coklat yang toralnya seberat 250 Kg, 8 buah karung goni plastik warna putih garis biru merah, 8 buah plastik besar warna biru, satu unit Hp merk Samsung warna coklat dan satu unit mobil truck merk Hino Nopol : B 9806 TYT.

Informasi yang dihimpun di Mapolres Padangsidimpuan, Kamis (9/1) nenyebutkan, pengungkapan pengiriman ganja kering seberat 250 Kg tersebut setelah Tim Khusus (Timsus) Sat Resnarkoba Polres Padangsidimpuan mendapat Informasi dari masyarakat bahwa ada satu unit truck dicurigai membawa muatan daun ganja datang dari Kabupaten Madina akan menuju ke Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).

Mendapat informasi tersebut, jajatan Polres Padangsidimpuan dipimpin Kapolres Padangsidimpuan AKBP Hilman Wijaya, SIK. MH didampingi Kasat Resnarkoba AKP. CJ. Panjaitan, SH dibantu puluhan personil, jajaran Polres Padangsidimpuan langsung melakukan penyelidikan dengan menggelar patroli dan mengamati setiap truk yang melintas di Kota Padangsidimpuan.

Saat petugas tiba di Jalan Abdul Haris Nasution tepatnya di daerah Kelurahan Sihitang Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara Kota Padangsidimpuan, petugas melihat sebuah truk yang dicurigai, datang dari arah Madina dan menuju inti Kota Padangsidimpuan.

Kemudian petugas membuntuti truk tersebut dan melakukan pengejaran dengan berusaha menghentikan laju kendaraan. Namun truk yang dikemudikan PR alias Dapot bukannya berhenti, tetapi langsung tancap gas menghindari kejaran petugas, sehingga terjadi kejar- kejaran di jalan inti kota dan berhasil di hentikan petugas di lapangan 1 Tor Simarsayang Kelurahan Bonandolok Kecamatan Padangsidimpuan Kota Padangsidimpuan.

Saat petugas akan mengamankan pelaku, ternyata salah sorang pelaku ASN alias Boja berusaha melarikan diri, sehingga petugas melepaskan tembakan peringatan, namun pelaku tidak mengindahkannya dan terpaksa juga petugas melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki kanan pelaku, yang menembus betis kaki sebelah kanan pelaku, sehibgga pelaku tersungkur dan berhasil diamankan.

Selanjutnya, petugas melakukan penggeledahan muatan truk dan di situ, petugas menemukan 8 buah karung warna putih garis biru merah dan setelah bungkusannnya dibuka, ternyata berisi 241 bal daun ganja kering yang dibalut dengan lakban warna coklat. Selanjutnya tersangka beserta barang bukti diamankan dan dibawa ke Polres Padangsidimpuan untuk Proses lebih lanjut.

Kapolres Padangsidimpuan AKBP Hilman Wijaya, SIK. MH didampingi Kasat Resnarkoba AKP. CJ. Panjaitan, SH dan Kasubbag Humasy Iptu. Maria Marpaung, SE yang dikonfirmasi terkait pengungkapan kasus penyalahguna narkotika tersebut membenarkannya dan kedua pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka.

Menurut Kapolres, dari pengakuan ke dua tersangka, mereka hanya membawa barang pesanan dengan mendapatkan upah bervariasi masing-masing untuk ASN alias Boja sebesar Rp10 juta dan upah untuk PR alias Dapot sebesar Rp.20  juta.

" Ke dua tersangka kini masih menjalani pemeriksaan guna penyidikan dam pengembangan kasus dan ke dua tersangka juga mengaku dan mengetahui kalau yang mereka bawa tersrbut adalah daun ganja untuk di kirim ke tempat yamg dituju, " terang Kapolres.

Kapolres menegaskan, kepolisian akan menindak tegas pelaku kejahatan terutama narkoba dan mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah banyak membantu pihak kepolisian, karena, tanpa kerjasama yang baik, maka  kepolisian akan menemukan kesulitan dan menjalankan tugasnya.

" Kami tidak pandang bulu dan juga tidak tebang pilih terhadap pelaku tindak pidana penyalahguna narkoba yang mengancam kelangsungan hidup generasi muda, " tegas Kapolres. (Wan9)
Komentar Anda

Berita Terkini