Selewengkan Dana Negara Mantan Kades dan Sekdes Bersama Rekanan Kerja Jeblos Masuk Penjara

HARIAN9 author photo

LANGKAT| H9
Aparat Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Langkat, Selasa (14/1/2020) melakukan pemeriksaan terhadap Faisal, mantan Kepala Desa (Kades) Bubun, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, serta Zainuddin SE,selaku mantan Sekretaris Desa (Sekdes) Bubun dan sempat menjabat sebagai Plt kepala desa Bubun, serta juga bersamaan Tengku Syafi'i SE, selaku tim pelaksana kegiatan pembangunan Sarana dan Prasarana Olahraga Desa Bubun,pada TA 2017 dan 2018 lalu.

Ketiganya dimintai keterangan sebagai saksi dalam perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi pembangunan sarana dan prasarana Olahraga pada Desa Bubun Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat TA 2017 dan 2018 dengan nilai anggaran sebesar Rp 170.000.000 (Seratus Tujuh Puluh Juta Rupiah) yang bersumber dari APBN yang dalam hal ini dari Kemenpora.

Dari hasil pemeriksaan terhadap ketiga saksi tersebut yang dimulai dari pukul 09.00 s.d pukul 13.00 Wib,kemudian penyidik Kejaksaan Negeri Langkat meningkatkan status ketiga saksi tersebut menjadi tersangka.

Menurut Ali Ibrahim selaku Kasintel Kejari Langkat, ketika dikonfirmasi wartawan dihari yang sama, adapun penetapan para tersangka Sebagai berikut :

1. Zainuddin, SE Selaku mantan Sekretaris Desa Bubun, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor : Print-03/L.2.25.4/Fd.1/01/2020.

2. Tengku Syafi'i SE selaku tim pelaksana kegiatan pembangunan sarana dan prasarana olahraga pada Desa Bubun, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, TA 2017 dan 2018 berdasarkan surat penetapan tsk nomor : Print-01/L.2.25.4/Fd.1/01/2020.

3. Faisal selaku mantan Kades Bubun, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, berdasarkan surat penetapan tersangka nomor : Print-02/L.2.25.4/Fd.1/01/2020.

Selanjutnya Ali menambahkan,  sekira pukul 14.05 Wib, ketiga tersangka tersebut dilakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu di Puskesmas, lalu atas hasil perhitungan dari Inspektorat Lab Langkat atas perbuatan ketiga tersangka tersebut menyebabkan kerugian terhadap keuangan negara sebesar Rp 108.000.000.

Kemudian terhadap ketiga tersangka,disangkakan melanggar pasal 2 dan pasal 3 UU No 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU No 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

"Sekitar pukul 17.00 Wib, para tersangka dibawa oleh Penyidik ke Rutan Tanjung Pura Kabupaten Langkat, untuk dilakukan penahanan selama 20 hari,"paparnya.(hs9)
Komentar Anda

Berita Terkini