Terkait Peristiwa Saling Bacok Di Paluta, Ini Keterangan Saksi Yang Juga Istri Tersangka

HARIAN9 author photo

PALUTA| H9
Terkait peristiwa perkelahian yang terjadi di Desa Sihapas hapas Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) yang terjadi pada Sabtu (11/01) sekitar pukul 10.30 Wib kemarin dan mengakibatkan korban Harun Harahap (40) harus meregang nyawa, sedangkan tersangka Gokon Pardede (40) kritis, pihak kepolisian menemui titik terang tentang motif perkelahian tersebut.

Kapolsek Padang Bolak AKP Zulfikar SH, MH, Senin (13/01) mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan dari hasil pemeriksaan tersebut, ditemukan titik terang tentang motif terjadinya perkelahian.

“Data terbaru dan keterangan saksi yang telah kita periksa, kita telah dapat mengetahui motif dari perkelahian tersebut. Dan telah menetapkan dua orang tersangka yakni pasangan suami istri Desi Herianti Harahap dan Gokkon Padede," ucap Kapolsek.
Dijelaskannya, sesuai dengan keterangan Desi Herianti Harahap yang merupakan istri tersangka Gokkon Padede, saat itu dirinya sedang bekerja di areal kebun Kevin Nolan. Kemudian tiba-tiba ada yang melempar batu ke arah dirinya.
Merasa ada yang melempar, Desi mencari sumbernya. Saat itu lah datang korban Harun Harahap mendekatinya dan mencoba memeluk tersangka.
Saat dipeluk tersebut, Desi mencoba meronta dan teriak meminta tolong. Kebetulan, suami tersangka Gokkon Pardede yang bekerja tak jauh dari lokasi kejadian mendengar teriakan Desi.

Tersangka Gokkon Pardede diketahui masih ada hubungan keluarga dekat dengan korban yakni ibu korban adalah istri kedua dari kakek tersangka Gokkon Pardede dengan kata lain korban merupakan paman tiri tersangka.

“Mendengar teriakan istrinya tersangka Gokkon Pardede datang, melihat kedatangan tersangka, korban yang memegang parang langsung membacok lutut tersangka. Mendapat serangan, tersangka melawan dan terjadi pergumulan," ujarnya.

Disaat pergumulan tersebut, Desi juga ikut membantu suaminya memukul korban dengan sebatang kayu hingga parang korban terlepas dan terjatuh ketanah.

Mendapat kesempatan itu, Desi lalu mengambil parang korban dan langsung membacok korban secara membabi buta yang mengakibatkan korban tewas dengan sejumlah luka disekujur tubuh, bahkan pergelangan kaki korban putus akibat tebasan senjata tajam.
"Korban dan keponakannya sempat bergumul, Gokkon mulanya diserang pamannya. Lalu isterinya ikut membantu, dan mengambil parang korban kemudian menyerangnya hingga tewas," kata Kapolsek sesuai dengan keterangan dari tersangka Desi Harahap.

Meski begitu, Kapolsek Padang Bolak AKP Zulfikar SH MH mengatakan bahwa pihaknya masih mendalami kasus tersebut.

Dan untuk korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga, dan dua diduga tersangka sudah dimintai keterangan dan akan dilakukan penahanan.

Sebelumnya, peristiwa perkelahian antara dua orang pria yang mengakibatkan salah seorang meninggal dunia, terjadi didesa Sihapas-hapas, kecamatan Padang Bolak, kabupaten Padang Lawas Utara.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak Polsek Padang Bolak, Senin (13/1), korban diketahui bernama Harun Harahap (40) warga desa Sihapas-Hapas, kecamatan Padang Bolak dan untuk saat ini tersangka diketahui bernama Gokkon Pardede (40) warga desa Sihapas-Hapas, kecamatan Padang Bolak.

Kapolsek Padang Bolak AKP Zulfikar SH dalam laporannya menyampaikan bahwa peristiwa yang diduga kasus pembunuhan ini diketahui berdasarkan laporan dengan nomor LP/06/I/2020/SU/TAPSEL/P.BOLAK tanggal 12 Januari 2020 tentang adanya penemuan mayat.


Katanya, dari keterangan yang dihimpun dari sejumlah saksi-saksi diantaranya Sundut Ulia Harahap (35) dan Desi Harahap (35) warga desa Sihapas-Hapas, kecamatan Padang Bolak beserta sejumlah warga sekitar, pelaku dan korban diketahui terlibat perkelahian dengan senjata tajam terlebih dahulu hingga mengakibatkan salah seorang meninggal dunia.(Akhir9)
Komentar Anda

Berita Terkini