LARISPA


Diduga Karena Pemantik Api, Rumah Sewa di Tanjung Morawa Terbakar

harian9 author photo

DELI SERDANG | H9

Rumah semi permanen milik Apeng yang disewa Muhamad Sarif (41) di Jalan Sei Blumei, Dusun I, Desa Tanjung Morawa A Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang ludes terbakar, Jumat (21/2/2020).

Kapolsek Tanjung Morawa, AKP Ilham Harahap mengatakan berdasarkan keterangan Kamalia (41), istri korban, asal api dari ruang tengah rumah tersebut. Awalnya, M Sarif dan anak pertamanya, Mirza Ramadhan (5), hendak Salat Jumat di Masjid Masjid Taqwa, Lingkungan Yayasan Muhammadiyah Tanjung Morawa, Jalan Se Blumei Dusun I Desa Tanjung Morawa A Kecamatan Tanjung Morawa.

Saat ceramah Salat Jumat sekira lima menit, anak korban memberitahukan kepada korban mendengar rumahnya terbakar. Mendengar kabar itu, tanpa pikir panjang lagi, korban sembari membawa anaknya lansung keluar masjid dan pulang. Setibanya di rumah, benar saja rumahnya sudah terbakar.

Bertemulah Sarif dengan istrinya, Kamalia. Kepada Sarif, Kamalia bertutur, saat kejadian itu dia sedang tidur atau istirahat siang. Tiba-tiba, dia terbangun karena ada hawa panas. Dia kemudian mencari sumber hawa panas itu dan menemukan anaknya, Nazmi sedang berdiri berdekatan dengan sumber api. Spontan Kamalia mengangkat anaknya dan menyelamatkan diri.
"Berdasarkan keterangan istri korban, sumber api berasal dari ruang tengah yang saat kejadian, anak kandungnya, Nazmi, umur 3 tahun, memegang pemantik api," ujarnya. Ganasnya kobaran api langsung menghanguskan rumah tersebut. Tak berapa lama, datang mobil pemadam kebakaran (damkar) Pemkab Deli Serdang. Api baru bisa dipadamkan, setelah lima unit damkar datang ke lokasi. "Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu, untuk kerugian materi sekitar Rp 150 juta sampai Rp 250 juta," jelas Ilham.

Keterangan serupa juga diberikan Camat Tanjung Morawa, Irawadi. "Kejadian sekitar jam 12,00 WIB, api berhasil dipadamkan Tim Damkar Pemkab Deli Serdang. Kerugian ditaksir sekitar Rp 250 juta.  Tidak ada korban jiwa. Penanggulangan sementara, kita berikan sembilan bahan pokok kepada korban. Untuk sementara, korban ditempatkan di rumah orangtuanya tak jauh  dari tempat kejadian perkara. Untuk penyebab kebarakannya, tim Polsek Tanjungmorawa sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut," tandasnya. (ck9)
Komentar Anda

Berita Terkini