LARISPA


Diikuti Ribuan Peserta, Bupati Palas Pantau Tes SKD CPNS

HARIAN9 author photo

PALAS| H9
Bupati Padang Lawas, H. Ali Sutan Harahap, turun langsung memantau hari pertama pelaksanaan tes seleksi kompetensi dasar atau SKD CPNS di SMK Al Habibi, Kampus PSDKU IPB, Sibuhuan, Jalan Kihajar Dewantara, Kelurahan Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utars, Selasa (18/2/2020). Bupati Ali Sutan tampak didampingi oleh Sekretaris Daerah Arpan Nasution, S.Sos, Kapolres Palas AKBP Jarot Yusviq Andito, S.Ik dan lainnya.

Diketahui, jumlah peserta yang akan mengikuti tes CPNS di padang lawas pada tahun ini mencapai 5.983 orang. Mereka memperebutkan 127 Formasi.
Berdasarkan keputusan Menpan RB Republik Indonesia nomor 713 tahun 2019 tentang penetapan kebutuhan PNS di lingkungan Pemerintah daerah Kabupaten Padang Lawas  tahun 2019, Pegawai Negeri Sipil yang dibutuhkan sebanyak 127 orang, dengan rincian untuk tenaga teknis 36 orang, tenaga pendidik 61: orang, dan tenaga medis/paramedis 30 orang.

Bupati Ali Sutan menyampaikan, seleksi CPNS adalah benar-benar murni menguji kemampuan para calon pegawai negeri sipil dengan mengedepankan prinsip transparansi, tidak dipungut biaya apapun bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme dalam tes ini.

“Setelah mengikuti tes ujian, kemudian lolos itu merupakan kerja keras dari peserta masing-masing,” katanya.

Bupati berharap kepada semua peserta agar sungguh-sungguh mengerjakan soal dengan teliti saat mengerjakan soal ujian. Sehingga hasil yang diperoleh juga memuaskan, Saya yakin semua peserta punya semangat yang kuat,“ ujarnya.

Bupati Ali Sutan juga mengingatkan apapun hasilnya, peserta sudah berusaha secara maksimal. 

“Jika hasilnya tidak seperti yang diharapkan jangan pernah putus asa dan kecewa karena masih banyak tempat lainnya untuk mencapai kesuksesan,” kata Bupati.
Bupati Ali Sutan didampingi Ketua Panitia Arpan Nasution, S.Sos yang juga Sekda menegaskan kepada semua peserta jangan pernah percaya dengan calo-calo yang mengatasnamakan pemerintah, pejabat dan pihak lain yang menjanjikan dapat meluluskan menjadi CPNS dengan imbalan tertentu, itu sangat mustahil.

“Yang menentukan kelulusan kalian adalah kemampuan kalian sendiri,” ujar Bupati Ali Sutan.

Plt Kaban BKPSDM Kabupaten Palas, 
Adi Putra Halomoan SSI, MSi dalam laporannya menyampaikan, berdasarkan rekapitulasi jumlah pelamar di portal SSCASN sampai ditutupnya masa pendaftaran ada 5.983 pelamar.

Plt Kaban BKPSDM Kabupaten Palas, Adi Putra Halomoan SSI, MSi didampingi  Kabid Pengadaan Pemberhentian Informasi dan Penilaian Kinerja, Yusnita Marito. "Dua orang peserta P1/TL Tenaga pendidikan dari memilih tidak mengikuti SKD tahun ini mengunakan nilai SKD Tahun 2018.

Dilanjutkan Adi menyampaikan, untuk tes SKD dilaksanakan hari Selasa 18 – 24  Februari 2020 yang dibagi ke dalam 30 sesi. Per harinya dibagi per 5 sesi kecuali pada hari pertama ini hanya 4 sesi, Jumat 4 sesi dan terakhir 2 sesi.

Kriteria peserta SKD  yang dinyatakan memenuhi passing grade berdasarkan Permenpan Nomor 24 tahun 2019 tentang nilai ambang batas SKD pengadaan CPNS tahun 2019 yaitu, untuk nilai Tes Karakter Pribadi (TKP) 126,  nilai Tes Intelegensia Umum (TIU) 80, dan untuk nilai Tes Wawasan Kebangsaan (TKW) 65. Sementara untuk Seleksi Kemampuan Bidang (SKB) menunggu ketentuan lebih lanjut.

Sebelum masuk ruang ujian peserta mengambil kartu ujian, mengambil PIN peserta, dan menandatangani daftar hadir. Tidak hanya itu peserta ujian juga harus melewati dua tahap pemeriksaan tubuh untuk mengecek apakah ada peserta yang memakai unsur logam, seperti gelang, anting, cincin, dan aksesoris lainnya.

Pemeriksaan pertama oleh panitia dibantu Satpol PP dan pemeriksaan kedua sebelum masuk ruang ujian oleh polisi untuk cek fisik menggunakan detanator logam. Juga dilakukan pengecekan kecocokan peserta dengan KTP untuk menghindarinya pelaku joki.

Dalam tes SKD ini, peserta ujian sudah bisa melihat rekapitulasi hasil ujian usai mengikuti tes di layar monitor yang disiapkan panitia pelaksana.(AH9)
Komentar Anda

Berita Terkini