DPP PDIP Sudah Umumkan Calon Kepala Daerah

HARIAN9 author photo

MEDAN|H9 
Empat calon kepala daerah (KDh) di Sumut untuk Pilkada Serentak 2020, Sudah diumumkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI-P, Keempatnya berstatus kader partai banteng dan petahana.

Tetapi, untuk Pilkada Medan yang merupakan ibukota Provinsi Sumut sampai hari ini rekomendasi nya belum juga keluar. "Ya kita sabar menunggu keputusan DPP," kata Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sumut Dr Soetarto MSi kepada wartawan, Kamis (21/2).
Lanjutnya, Pihaknya belum tau pasti gelombang berapa dan daerah mana saja yang akan diumumkan lagi oleh DPP. "Kita tidak bisa mengatakan awal Maret diumumkan untuk calon kepala daerah Kota Medan. Tanggal dan bulan berapa yang menentukannya itu DPP," tambahnya lagi.

Ia mengatakan DPP masih melakukan pendalaman di luar dari empat yang sudah diumumkan. "Survei untuk bakal calon kepala daerah di Sumut sudah dilakukan dan hasilnya langsung ke DPP. Dari hasil fit and proper tes dan survei itulah menjadi pertimbangan ibu ketua umum," ungkapnya.

Soetarto kembali menegaskan pihaknya tidak mengetahui nama bakal calon kepala daerah Kota Medan yang memiliki survei paling tinggi. Sebab hasil survei itu langsung diserahkan ke DPP. "Ada 14 nama bakal calon kepala daerah Kota Medan kami ajukan ke DPP," tuturnya.

Disinggung nama petahana atau Plt Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, adalah kader murni PDIP untuk dicalonkan, Soetarto mengatakan tidak mau berandai-andai, pihaknya menyerahkan seluruh keputusan kepada DPP. "Kami tidak bisa memprediksi itu. Intinya kita tegak lurus kepada keputusan DPP, okey bang," 

Terpisah, Akhyar Nasution sendiri enggan ambil pusing terkait sudah keluarnya rekomendasi untuk 4 bakal calon kepala daerah di Sumut. Sebagai kader, masih menunggu keputusan partai. "Kita tunggu saja, informasinya rekomendasi untuk Medan keluar gelombang kedua," ujar Akhyar.

Fokus Akhyar sendiri saat ini adalah bagaimana bisa bekerja sebaik mungkin hingga masa tugasnya berakhir Februari 2021. "Saya kerja aja, sesuai tagline #YokBuatMedanCantik. Satu lagi supaya Medan bebas narkoba. Dua itu aja yang dipikiran saya saat ini," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, ia menilai sudah ada pergeseran perilaku warga untuk mengungati penggunaan sampah plastik.

"Saat pembukaan MTQ kemarin, pawai ta'aruf, ada ribuan orang di sana, rata-rata sudah pakai tumbler mereka, tidak ada lagi sampah plastik minuman kemasan. Tren perilaku warga untuk isu itu naik, momen itu harus tetap dijaga dan dipelihara," sebutnya.(ogi9)
Komentar Anda

Berita Terkini