-->

Lagi, Residivis Curanmor Dikempeskan Polsek Medan Baru

HARIAN9 author photo

MEDAN| H9 
Motto dan atensi Kapoldasu Irjen Pol Drs Martuani Sormin Siregar, MSi, tidak ada ruang gerak untuk para pelaku kejahatan benar - benar ditindaklanjuti dan dilaksanakan Polsek Medan Baru.

Berkat keseriusan Team Pegasus pimpinan Kanit Reskrim Polsek Medan Baru Iptu Immanuel Ginting, SH, MH, Minggu (9/2/2020) sekira pukul 20.30 WIB, kembali berhasil meringkus seorang residivis curanmor.

Namun karena berusaha melawan petugas dan kabur, kaki kiri tersangka Sa (50) warga Jalan Karya IV Gang Sepakat No. 96 Medan Helvetia terpaksa "Dikempeskan" (ditembak).
Dan barang bukti disita petugas,  1 unit Sepeda Motor Yamaha NMax Warna Hitam BK 5332 ZAM (sepeda motor yang dicuri). 2 kunci Letter T, 1 Martil, 2 kunci motor,
1 Jaket Grabe warna hijau hitam dan 2 handphone.

Disebutkan, Minggu 9 Februari 2020 sekitar pukul 18.00 WIB, Gella Trapattoni (19) warga Cikampak Pekan Desa Aek Batu kecamatan Torgamba Kabupaten Labuhan Batu memarkirkan sepeda motornya Yamanaka NMax diparkiran belakang Carrefour dengan posisi stang terkunci.

Sekira pukul 20. 30 WIB, pelajar tersebut keluar dari Carrefour dan melihat seorang pria sedang berjongkok di motornya, lalu didekatinya dan pelaku langsung berdiri dan pergi, kemudian korban melihat pada lubang kunci sepeda motornya tertancap kunci T  korban langsung berteriak.

Mendengar teriakan tersebut, Security langsung mendatangi lokasi dan langsung menghububungi piket Reskrim. Tidak berapa lama pelaku diketahui bersembunyi dibawah mobil tidak jauh dari TKP. Selanjutnya pelaku diamankan bersama barang buktinya.
Dari hasil interogasi, pelaku benar melakukan pencurian sepeda motor bersama dengan temannya bernama He (DPO) dan pelaku sudah beberapa kali melakukan tindak pidana yang sama dengan TKP yang sama. 

Mendengar hal tersebut, Team Pegasus pimpinan Kanit Reskrim Polsek Medan Baru Iptu Immanuel Ginting, SH, MH,  langsung melakukan pengembangan untuk mencari pelaku lain dan barang bukti lainnya. Pada saat dilakukan pengembangan, pelaku berusaha melarikan diri dan melawan petugas sehingga diberikan tembakan peringatan ke udara, namun pelaku tidak menghiraukan. 

Tak mau buronannya lolos, dan nelihat hal tersebut, dilakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak (nengempeskan) kaki pelaku dan selanjutnya diboyong ke RS Bhayangkara untuk pertolongan medis.

Kepada petugas, tersangka mengaku sudah beberapa kali melakukan tindak pidana curanmor di wilayah hukum Polsek Medan Baru, yaitu : 
1. LP/75/I/2020, tanggal 11-01-2020 kerugian Honda Beat BK 2660ZAK, korban Anum.
Katanya hasilnya sudah habis buat biaya makan
2. LP/91/I/2020, tanggal 24-01-2020 kerugian Honda Beat BK 6418AHP, korban Fernando. Hasil dari penjualan Rp 3.000.000 dibelikan 1 Handphone Merk Xiaomi dan Celana Jeans Hitam merk Emba.
3. LP/184/II/2020, tanggal 09-02-2020 kerugian 1 unit Yamaha N Max warna hitam BK 5332ZAM korban, Gella Trapattoni.

Dan tersangka juga merupakan Residivis kasus curanmor sepeda motor di wilayah hukum Polsek Medan Kota dan ditahan Tahun 2017, dan bebas Bulan 8 Tahun 2019.

Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah H. Tobing, SH, SIK, MH, didampingi Kanit Reskrim Iptu Immanuel Ginting, SH, MH, Senin (9/2/2020) siang membenarkan adanya hal tersebut.

"Kasus ini masih dikembangkan dan tidak ada ruang gerak bagi pelaku kejahatan," tegas mantan Kasat Reskrim Polres Deli Serdang. (HJ9)

Komentar Anda

Berita Terkini