LARISPA


MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT# ANDA PUNYA BAKAT MENULIS PUISI, ARTIKEL, KARYA ILMIAH DAN TULISAN LAINNYA, SERTA INGIN DIMUAT DI KANTOR BERITA HARIAN9 INI, SILAHKAN KIRIM tulisan ANDA VIA EMAIL redaksiharian9@gmail.com

Pemkab Palas Gelar Sosialisasi dan Bimtek Penggunaan Aflikasi E-Filing LHKPN

HARIAN9 author photo

PALAS| H9
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Lawas (Palas) melalui Kantor Inspektorat Kabupaten Padang Lawas  menggelar Sosialisasi penggunaan aplikasi elektronik- Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (e-LHKPN) bagi wajib lapor lingkup pemerintah Kabupaten Palas Tahun Anggaran 2020 di Aula Hotel Grandika Sibuhuan yang di mulai Rabu (12-15/02/2020) pagi.

Sosialisasi dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Palas drg. H. Ahmad Zarnawi Pasaribu, CHt. MM.MSi diikuti 170 orang peserta terdiri dari Bupati, Wakil Bupati, aeselon II dan Eselon IIIA, ULP, BUD, Jabatan stratwgis lainnya dan para bendahara dinas, Badan, serta bendahara penerimaan dispenda ditambah 46 orang admin unit OPD, Lingkup Pemkab Padang Lawas.

Sambutan dan arahan Wabup palas, drg. H. Ahmad Zarnawi Pasaribu, C.Ht.MM.M.Si saat membuka acara tersebut menyampaikan, adapun tolok ukur yang menjadi keberhasilan pelKsanaan sosialisasi dan bimtek ini adalah para peserta memahami dan merasa mempunyai kewajiban untuk melaporkan harta kekayaannya sehingga dapat mewujudkan penyelengarahan negara yang bersih dan bebas dari korupsi, Kolusi dan nepotisme (Good Governance) dilingkup pemkab palas. 

"Para wajib lapor dapat menggunakan Aflikasi E Filling dalam pelapiran harta kekayaannya ke komisi pemberantasan korupsi (KPK) tepat waktu sehingga pelaporan LHKPN kabupaten Palas, daoat dicapai 100% sampai dengan batas yang telah ditentukan," katanya.

Dalam rangka mewujudkan Aparatur Pemerintah yang bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme sesuai dengan tuntutan Reformasi Birokrasi yang terus digulirkan. Maka diperlukan berbagai upaya, maupun pengembangan Sistem deteksi dini bagi Aparatur Pemerintah, khususnya para Pejabat penyelenggara Negara, agar terhindar dari tindakan-tindakan yang patut diduga sebagai tindak pidana Korupsi.jelas Zarnawi.

"Melalui penyampaian laporan harta kekayaan penyelenggara negara ini, salah satunya dapat mendeteksi konflik kepentingan secara tepat antara tugas-tugas publik dan kepentingan pribadi. Serta menguji Integritas para Pejabat sebagai Penyelenggara Negara, sehingga serta semua mempunyai kesadaran dan tanggung jawab berkenaan dengan jabatan yang diembang," ujar Wabup.

Setetusnya Zarnawi Menanbahkan, melalui Sosialisasi ini berharap kepada seluruh Jajaran Pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Lawas khususnya para wajib LKHPN agar kiranya secara jujur dan transparan menyampaikan laporan harta kekayaannya. Karena pengisian LHKPN adalah kejujuran, jujurlah pada diri sendiri, dan jujurlah mengisi LHKPN sebagai wujud dari komitmen kita menciptakan Tata Pemerintahan yang baik, bersih dan Akuntabel yang merupakan wujud Goid Governance dan Clean Governance. 

Jadi untuk tahun 2020 ini kita sudah membentuk admin Unit pada setiap OPD dengan tujuan untuk percepatan Pelaporan LHKPN setiap tahunnya, dimana wajib saya tambah secara bertahap mulai dari Eselon III. B, esellon IV dan bahkan sampai kepada kepala Desa. Marilah kita sesegera mungkin dalam hal pengisian LHKPN melalui Aplikasi E-Filling LHKPN. Karena ini merupakan penilaian tersendiri bagi semua terkait sesuai jabatan yang kita emban masing-masing. 

“Saya harap setelah sosialisasi ini, para penyelenggara negara di Kabupaten Padang Lawas tidak ada alasan lagi untuk tidak melaporkan LHKPNnya,” imbuhnya lagi.

Sebelumnya, Panitia Pelaksana Irban II inspektorat Ramlan Effendi Lubis, dalam laporannya menjelaskan bahwa Dasar Pelaksanaan kegiatan sosialisasi dan bimtek ini merujuk pada Perbub No 39 tahun 2018 tentang perubahan kedua atas perbub no 20 tahun 2017 tentang LHKPN dilingkup Pemkab Palas.

Surat keputusan Bupati palas nomor: 700/031/KPTS/2020, tentang daftar wajib lapor LHKPN dilingkup pemkab palas, dan Surat keputusan Bupati Palas nomor:700/032/KPTS/2020 tertanggal 20 januari 2020, tentang pembentukan panitia sosialisasi dan bimtek penggunaan aplikasi e-filling LHKPN dilingkup pemkab palas.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan dan neningkatkan kembali tentang kewajiban menyampaikan LHKPN kepada para wajib LHKPN dilingkup pemkab Palas, melakukan bimtek dan asistensi kepada para wajib lapor dalam menggunakan aplikasi e-filling LHKPN, bimtek para admin unit opd dalam penggunaan aplikasi e-registration dan e-filling LHKPN," sebut Ramlan.

Dalam kesempatan itu Ramlan Menambahkan, kami lapirjab kepada Bupati Palas sampai saat ini dari 170 orang wajib LHKPN dilingkup pemkab palas sudah 63 wajib lapor melaporkan LHKPN nelalui aplikasi e-filing, dan 76 wajib lapor belum menyampaikannya.

Dan 12 wajib lapor belum menyampaikan formulir aktifadu aplikasi e-filing LHKPN dari 22 wajib lapor yang baru. Demikian laporan panitia pelaksana kegiatan,  Ramlan. (AH9)
Komentar Anda

Berita Terkini