Duka Cita


LARISPA


PLN Padangsidimpuan Imbau Pelanggan Bayar Rekening Tepat Waktu

HARIAN9 author photo

PADANGSIDIMPUAN| H9
PT. Perusahaan Listrik Negara (PT. PLN) Persero, terus mengimbau masyarakat untuk membayar tagihan listrik tepat waktu, untuk menghindari terjadinya tunggakan yang akhirnya akan dilakukan pemutusan listrik. Untuk waktu pembayarannya mulai dari awal bulan sampai tanggal 20 setiap bulannya.

Imbauan tersebut disampaikan General Manager (GM) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PT. PLN (Persero) Area Padangsidimpuan Dian Herizal melalui Manager Unit Layanan Pelangggan (ULP) Padangsidimpuan Kota Deppin Samsuri Harahap didampingi Kepala Supervisor Pelayanan Pelanggan & Administrasi Asni Siti Ratnasari, di Kantor ULP Padangsidimpuan Kota Jalan Sudirman Sadabuan Kota Padangsidimpuan, Rabu (19/2)

“ Kami mengimbau masyarakat pelanggan PLN agar membayar tagihan rekening listrik tidak lewat pada tanggal 20 setiap bulannya, walaupun sebenarnya sejak tanggal 1 setiap bulan sudah masuk waktu pembayaran. Tapi kita ada tenggat waktu sampai tanggal 20. Kami himbau jangan telat lakukan pembayaran, “ ujar Deppin.

Deppin mengatakan, seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan listrik, PLN akan senantiasa meningkatkan kualitas layanan. Khusus di wilayah kerja ULP Padangsidimpuan Kota, pihaknya mengapresiasi pelanggan yang telah tertib membayar listrik secara tepat waktu.

“ Kami berterima kasih kepada seluruh pelanggan PLN di wilayah kerja ULP Padangsidimpuan Kota yang telah tertib dalam melakukan pembayaran rekening listrik. Dengan membayar listrik tepat waktu, pelanggan akan semakin mudah menikmati listrik,  “ kata Deppin

Disebutkannya, untuk memudahkan membayar tagihan listrik, PLN juga telah bekerjasama dengan pihak Bank, minimarket, Kantor Pos, maupun e-commerce. Selain itu pelanggan juga bisa beralih ke listrik Prabayar.

Menurut Deppin, pihaknya akan melakukan pemutusan arus listrik bila pelanggan sudah menunggak selama dua bulan berturut-turut dan akan membongkar meteran listrik bila sudah sampai tiga bulan masa tunggakan.

Aabila katanya, keterlambatan mencapai 3 bulan dan jika terjadi penyegelan dan pemutusan sementara, penyambungan listrik pelanggan kembali dapat dilakukan. Syaratnya pelanggan telah melunasi tunggakan atau tagihan listriknya yang disertai dengan biaya keterlambatan.

“ Kebijakan pemutusan arus dan pembongkaran meteran merupakan keputusan dari pusat, sehingga pihaknya tidak bisa berbuat banyak untuk itu. Selain pembongkaran, pelanggan yang sudah tiga bulan menunggak, pada saat pemasangan kembali akan dikenakan biaya pemasangan baru. Itu sudah aturan. Karenanya jangan sampai telat tiga bulan sehingga dibongkar dan harus pasang baru, “ tegasnya.

Deppin juga menyampaikan permintaan maaf bila ada terjadi pemadaman listrik karena berbagai hal, seperti faktor alam, faktor hewan liar yang merusak dan menggangu jaringan listrik, pepohonan yang tumbang dan mengenai jaringan listrik dan faktor lainnya.

“ Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan pelanggan. Kami tetap berupaya meminimalisir terjadinya pemadaman cukup lama, dengan menyiapkan personil pelayanan tekhnis (yantek) PT PLN agar pemadaman yang terjadi secepatnya teratasi, “ ucap dia.  (Wan9)

Komentar Anda

Berita Terkini