Silaturahmi Ke Pabrik Beras PT Jawa Dwipa, Ajak Pengusaha Beras Ikut Jaga Stabilitas Harga Beras

HARIAN9 author photo

JEMBER|H9
Usai melaksanakan Silaturahim ke Pondok Pesantren Asy Syifa,
Komandan Kodim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin,
didampingi Muspika bersilaturahim ke  pemilik Pabrik Beras PT Jawa
Dwipa Yohanes Suwarno.


Kedatangan Komandan Kodim 0824/Jember tersebut dalam rangka komunikasi
sosial sekaligus mengajak pengusaha untuk bersama-sama menjaga
stabilitas harga beras di pasaran, beras sebagai kebutuhan pokok
masyarakat selama ini Harga dipasaran sudah  relatif stabil, untuk itu
pada kesempatan tersebut Komandan Kodim 0824/Jember memantapkan agar
kondisi yang ada mampu dipertahankan, termasuk bagaimana kondisi stock
beras ditingklat penrusahaan penggilingan padi dan lain-lain.

Lebih lanjut dalam wawancaranya, Komandan Kodim 0824/Jember Letkol Inf
La Ode Muhammad Nurdin menyampaikan, bahwa kedatangannya ke pabrik
beras ini dalam rangka melihat secara nyata stock beras, dan ternyata
masih relatif aman untuk kebutuhan pasar, dan saya berharap kepada
para pengusaha untuk ikut berperan menjaga persediaan beras, jangan
sampai ada yang menipulasi, sehingga stock dipasaran kurang, demi
keuntungan pribadinya.

Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin juga menyampaikan bahwa programnya
one day one kelompok tani, merupakan upaya dalam memotivasi dan
meningkatkan semangat para petani untuk meningkatkan produksinya,
bahkan kita juga mengawak ketersediaan pupuk, obat-obatan pertanian
dan lain-lain dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

PT Jawa Dwipa sebagai salah satu produsen beras paling besar di
Kabupaten Jember mampu memproduksi hingga 50-60 ton beras perhari,
memasok kebutuhan beras masyarakat Jember dan Kabupaten lainnya,
bahkan ada yang dikirim ke luar Pulau Jawa. Kata Yohanes  saat kami
temui.

Apa yang disampaikan Komandan Kodim 0824/Jember yaitu ajakan untuk
ikut mengendalikan harga beras memang sudah menjadi visi dan misi PT
Jawa Dwipa, kita bermitra dengan Bulog dan otomatis dengan masyarakat
terutama petani,  bahan dari hasil panen masyarakat selama ini kita
terima dan kita olah menjadi beras dan kembali ke masyarakat. Kata
Yohanes. (Siswandi)
Komentar Anda

Berita Terkini