LARISPA


Tim Gabungan BNPB, TNI, POLRI dan Unsur Lainnya Bantu Warga Seberangi Sungai Barumun

HARIAN9 author photo

PALAS| H9
Pasca banjir dan meluapnya sungai Barumun, mengakibatkan jembatan gantung yang sebelumnya telah ambruk menuju Desa Sabahotang, yang tersisa hanya tiang penyangga, karena telah hanyut terseret arus deras sungai.

Sungai Barumun yang melintasi antara Desa Sabahotang dan Desa Sigorbus Julu serta desa lainya, sekarang terletak di Kecamatan Barumun Baru,  merupakan hasil dari pemekaran kecamatan induk Barumun, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara, seluruh Lapisan masyarakat untuk menuju masuk dan keluar dari desa Sabahotang harus melintasi, menyeberangi Sungai Barumun setiap hari karena belum adanya sarana jembatan.

Melihat hal itu, Pemerintah Padang Lawas melalui BPBD, Babinsa Koramil 08/Barumun Kodim 0212 TS, Bhabinkamtibmas Polsek Barumun, Polres Palas, membantu aktifitas seluruh lapisan masyarakat keluar dan masuk untuk menyeberangi sungai tersebut dengan sebuah perahu karet dari BPBD Palas,” ungkap Kapten Inf. Fahri Batubara selaku Danramil di Makoramil 08/Barumun. Ketika memberikan kepada awak media, Rabu sore (19/2/2020).
“Bantuan yang diberikan adalah untuk mengantisipasi timbulnya korban jiwa, saat warga masyarakat menyeberangi sungai tersebut, mana kala banjir datang secara tiba-tiba yang disebabkan curah hujan tinggi terus-menerus hampir setiap hari,” ungkapnya lebih lanjut.
“kami selaku Muspika kecamatan Barumun Baru, menerima laporan dari masyarakat kami langsung kelapangan melihat situasi dan kondisi bersama sama kami lapirkan ke Muspida, kemudian kami berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten palas, dalam hal ini langsung menyiapkan sarana dan prasarana, termasuk pos dan perahu karet yang akan digunakan akses untuk menyeberangkan masyarakat atara desa sigorbus dengan desa sabahotang. Kata Danramil.
Sehingga, kegiatan masyarakat sehari hari tidak terganggu dengan adanya sarana penyeberangan melalui alat perahu karet, roda perekonomian dan pemerintahan tetap berjalan, sesuai dengan yang diharapkan sampai nantinya jembatan ini bisa kembali di bangun oleh pemkab palas."Sebut Danramil didampingi oleh seluruh tim.
Seterusnya, Danramil menjelaskan masalah kendala apabila cuaca baik, hasil dari koordinasi bersama pemda palas jembatan titi gantung ini akan segera diperbaiki. Kita berdoa semoga cuaca semakin membaik dan air mulai mengecil tidak seperti yang terlihat sekarang ini,  dalam hal ini dinas PU palas langsung terjun nantinya untuk membangun kembali jembatan titi gantung yang sudah hanyut ini," ujar Danramil 08/Barumun.
Panggilan kemanusiaan dan kepedulian terhadap masyarakat desa yang kami kedepankan dalam kegiatan ini, tanpa terkecuali kepada anak-anak selaku generasi penerus Bangsa, mereka tidak memiliki pilihan lain karena akses satu-satunya untuk berangkat dan kembali dari sekolah harus melintasi Sungai Barumun,” imbuh Kapten Inf Fahri Batubara.
“Tidak hanya anak-anak sekolah, bahkan warga masyarakat yang berada di seberang sungai pun harus terisolir bila air sedang meluap dengan disertai arus yang sangat deras,” tegasnya.
“Waktu sekolah untuk menuntut ilmu sering kali terbuang sia-sia bila aktifitas mereka terkendala dengan derasnya arus sungai saat hujan deras terus-menerus di daerah tersebut,” tandasnya.
Sementara itu, Camat Barumun Baru, Maruli Sangap Suaduon mengatakan sudah lebih ringan untuk kegiatan dan aktifitas masyarakat dan anak anak mau berangkat sekolah, dengan adanya perahu karet untuk menyeberangkan
Warga masyarakat desa Sabahotang. Kata camat,
"Melihat situasi air sungai yang masih besar dan arusnya deras, jembatan ini belum bisa dikerjakan oleh pemerintah setempat, karena kemarin pemkab sudah datangkan alat berat dari Kantor PU palas untuk meluruskan dan mengangkat tiang penyangga kembali pada tempatnya tidak bisa, sebab arus air besar dan deras serta alat beratnya juga ikut masuk air,"Kata Camat.
Hal senada juga, disampaikan Kepala Desa Sabahotang, Ali Jumroh Hasibuan, mengatakan, lapisan masyarakat merasa bersyukur karena memudahkan akses aktifitas sehari harinya, dengan adanya perahu karet untuk menyeberang, apalagi anak anak kita yang pergi ke sekolah ini meringankan kepada kita selaku orang tua, akses jalan sudah mulai lancar walaupun harus menunggu untuk diseberangkan oleh Tim gabungan tersebut," ujar kades Sabahotang.
Ditambahkan oleh kasi tapem kantor Camat Barumun Baru berharap
Mohon kiranya, tambahan bantuan dari pemkab palas, seperti perahu karet ini ditambah satu unit lagi demi kelancaran seluruh aktifitas masyarakat yang hendak keluar dan masuk kedesa sabahotang," Harapnya.
Ditempat yang sama, Boru Hasibuan(48) merupakan salah satu warga desa tersebut yang ikut diseberangkan menyampaikan,  ucapan terima kasih kepada seluruh personel Pos Tim gabungan atas bantuan yang telah menyeberangkan masyarakat melintasi arus sungai barumun yang deras ini.
“Saya selaku warga masyarakat dan orang tua anak anak yang sekolah mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak-bapak dari pemerintah desa maupun daerah (Pemkab-Red), yang telah memberikan bantuan kepada kami masyarakat Desa berupa menyeberangkan kami dan anak-anak kami untuk pergi ke sekolah,” ucapnya, sambil naik ke perahu karet tersebut untuk ikut diseberangkan oleh Petugas personel gabungan. (AH9)
Komentar Anda

Berita Terkini