LARISPA


Tingkatkan Ekspor, Kemendag dan TFO Kanada Gelar Lokakarya Pengembangan Perempuan Pengusaha Indonesia

harian9 author photo

JAKARTA| H9
Kementerian Perdagangan (Kemendag) dalam rilisnya Selasa (18/02) menyampaikan, melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional bersama Trade Facilitation Office (TFO) Kanada menyelenggarakan lokakarya pengembangan ekspor ke pasar Kanada. Kali ini program dititikberatkan pada pengembangan usaha yang dijalankan perempuan pengusaha Indonesia. Lokakarya ini diadakan di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin (3/2).

“Tujuan penyelenggaraan lokakarya ini adalah untuk memperoleh informasi yang terkini, relevan, dan tepat sasaran. Sehingga dalam implementasi kerja sama Kementerian Perdagangan dan TFO Kanada tersebut nantinya dititikberatkan pada pengembangan usaha yang dijalankan oleh perempuan,” jelas Direktur Jenderal PEN Dody Edward.

Melalui lokakarya ini, ditegaskan pula bahwa perempuan memegang peranan yang strategis dalam kegiatan perdagangan, terutama untuk aktivitas ekspor di Indonesia. Banyak produk ekspor yang dihasilkan dari tangan-tangan perempuan, contohnya kopi, tenun, batik, anyaman.

Ke depan, Indonesia diharapkan mampu menghasilkan kebijakan perdagangan dan program yang mendukung kesetaraan gender, sehingga tercipta sistem perdagangan yang adil dan menguntungkan bagi semua pihak.

Dody menambahkan, penyelenggaraan lokakarya ini sejalan dengan Inpres No. 9/2000 tentang Pengarusutamaan Gender. 

“Kami melakukan integrasi gender dalam kebijakan mendukung perempuan eksportir. Hal ini juga sejalan dengan komitmen Indonesia pada deklarasi Trade and Women’s Economic Empowerment dalam sidang tingkat Menteri Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) di Buenos Aires pada Desember 2017,” jelasnya.

Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor Marolop Nainggolan berharap, lokakarya ini dapat memberikan manfaat nyata kepada seluruh peserta. 

“Seluruh materi yang diberikan dalam lokakarya ini diharapkan dapat diaplikasikan perempuan pengusaha Indonesia dalam upaya mendukung pengembangan ekspor nasional,” ujar Marolop.

Lokakarya dengan TFO ini merupakan yang ketiga kalinya setelah dilaksanakan yang pertama di Solo dan kedua di Surabaya.

Para peserta perempuan yang hadir sangat antusias mengikuti lokakarya ini. Peserta sebagian besar berasal dari Dewan Kerajinan Nasional, Gabungan Eksportir Indonesia, Asosiasi Pengusaha Indonesia, Asosiasi Persepatuan Indonesia, dan Aliansi Organis Indonesia.

Hadir sebagai narasumber Project Director-Asia TFO Canada Zaki Munshi dan Project ManagerAsia TFO Canada Mahmoud Hosain, yang keduanya sangat berpengalaman dalam mengembangkan usaha di beberapa negara berkembang untuk mencetak wirausahawan millenial perempuan. (rel/03)



Komentar Anda

Berita Terkini