LARISPA


ASEAN Perlu Pembangunan Ekosistem 5G yang Merata

HARIAN9 author photo

JAKARTA| H9
Pembangunan ekosistem 5G untuk transformasi digital di kawasan ASEAN diharapkan merata. Demikian disampaikan oleh Dr. Aladdin D. Rillo, Wakil Sekjen untuk ASEAN Economic Community atau Masyarakat Ekonomi ASEAN, di sela-sela kunjungannya ke Huawei Cyber Security Transparency di Brussels, Belgia. 

“Untuk itu, kami memiliki komitmen tinggi untuk memastikan pemain-pemain industri terkemuka, seperti Huawei, terlibat dan berperan dalam mewujudkan harapan ini,” ujar Dr. Aladdin D. Rillo, pada lirisnya di Jakarta, Senin (2/3/2020).

Saat ini, dunia serba sangat terhubung dan terintegrasi. Kami, negara-negara ASEAN, harus saling bahu-membahu dan bekerja sama guna mewujudkan tujuan-tujuan yang kami cita-citakan. 

"Kami berharap tidak ada hambatan yang muncul merintangi tercapainya tujuan tersebut.” jelas Dr.Aladdin

Menyongsong hadirnya dunia digital yang cerdas yang diprediksi akan terealisasi pada 2030, Masyarakat Ekonomi ASEAN menyatakan keseriusannya untuk mendorong setiap negara di kawasan tersebut untuk mengakselerasi transformasi digital di berbagai sektor, serta membangun kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan guna meningkatkan kompetensi di percaturan global.

“Digitalisasi saat ini menjadi fokus bagi ASEAN. Untuk itu, kami perlu memiliki infrastuktur yang tepat,” kata Dr. Aladdin. 

Tahun ini, lanjut Dr. Aladdin di bawah kepemimpinan Vietnam, pihaknya fokus di 5G yang akan menjadi fondasi penting bagi dalam mendukung transformasi digital dan pasar yang terintegrasi.

“Ekonomi digital ASEAN telah melambung ke angka 100 miliar dolar AS untuk kali pertama pada tahun 2019 dan diharapkan akan tumbuh melampaui 300 miliar dolar AS pada tahun 2025,” ujar Dr. Aladdin.

Dr. Aladdin juga menyebutkan, saat ini, ASEAN mengalami pertumbuhan Internet, digital, media sosial, dan aktivitas mobile yang sangat pesat. 

"Tingkat penetrasi Internet di ASEAN mencapai 65%. Artinya, terdapat lebih dari 400 juta pengguna Internet di kawasan ini," katanya.

Penetrasi Internet di hampir semua segmen dan negara yang tumbuh hingga dua digit dan mendorong boomingnya sektor digital. 

“Untuk itu, kami terus mendorong menguatnya kerja sama antar negara di ASEAN, dan membutuhkan dukungan dari pemain-pemain swasta," katanya.

Dan yang terbukti mampu menghadirkan teknologi andal dan terdepan, seperti Huawei, terutama dalam membangun ekosistem yang ramah inovasi.

"Serta untuk menjawab isu-isu terkait Big Data, privasi data, dan keamanan siber,” ujar Dr. Rillo.(PP04)
Komentar Anda

Berita Terkini