LARISPA


Dandim 0824/Jember Ikut Geram Dengan Peredaran Okerbaya Di Kab Jember

HARIAN9 author photo



JEMBER| H9
Saat menghadiri press conference di Polres Jember pada Senin
23/03/2020, Komandan Kodim 0824/Jember (Dandim 0824/Jember) Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin bersama Ketua PCNU Jember KH Abdullah Syamsul Arifin, Dandim 0824/Jember turut geram dengan peredaran obat keras berbahaya (okerbaya) maupun narkoba di Kabupaten Jember.

Dalam pernyataannya usai menghadiri acara tersebut Letkol Inf La Ode
Muhammad Nurdin saat kami wawancarai menyampaikan,  bahwa okerbaya dan
narkoba merupakan sarana perusak generasi bangsa, peredarannya
rata-rata dikalangan generasi muda, ini yang membuat saya geram sekali
dan pelaku patut diberikan sanksi yang seberat-beratnya.

Bayangkan dari barang bukti yang berhasil ditangkap oleh Polres Jember
tadi, jutaan butir pil yang masuk  jenis okerbaya yang seharusnya
tidak bisa beredar sembarangan, harus ada resep dokter dan lain-lain,
ini bisa dikuasai oleh seseorang dengan jumlah sebegitu banyaknya,
untuk itu saya turut mengapresiasi keberhasilan Polres Jember dalam
mengungkap kasus okerbaya tersebut. Tegas Komandan Kodim 0824/Jember.

Berdasarkan hasil press conference oleh Kapolres Jember AKBP Aris
Supriyono tadi, barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya dari
pengedar berinisial S didapatkan trihexphenidil sebanyak 82.000 butir,
kemudian  dari hasil interigasi terhadap S tersbut menyatakan bahwa
barang berasal dari SM di Perum Taman Gading Blok P-05 Jember.

Kemudian setelah dilakukan pelacakan di rumah SM yang memiliki
beberapa rumah di Perumahan tersebut, berhasil  menangkap SM di Perum
Taman Gading Blok R-16 beserta barang bukti berupa 3.166.000 butir
tihexphinidil, 1.500.000 butir dextro mehorphan dan 160.000 butir obat
novason, dari barang bukti tersebut menurut Kapolres Jember  AKBP Aris
Supriyono, pelaku terancam UU No.36 tahun pasal 196 sub pasal 197
tentang Kesehatan dan ancaman hukumannya maksimal  15 tahun penjara.
(Siswandi)

Komentar Anda

Berita Terkini