LARISPA


Genjot Ekspor melalui Transformasi Perwakilan Perdagangan di Luar Negeri

HARIAN9 author photo

JAKARTA| H9
Sekretaris Jenderal Oke Nurwan menyampaikan, transformasi lembaga perwakilan perdagangan di luar negeri menjadi salah satu kunci dalam reformasi birokrasi untuk menggenjot ekspor.

Dalam kondisi ekonomi global yang tidak pasti saat ini dan wabah virus Covid-19 yang melanda di dunia, perwakilan perdagangan di luar negeri mengemban tugas yang sangat penting dan strategis untuk meningkatan neraca perdagangan Indonesia. Perwakilan perdagangan di luar negeri tersebut meliputi Duta Besar WTO, Atase Perdagangan, Indonesian Trade Promotion Center (ITPC), Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei, dan Konsul Dagang di Hong Kong.

Hal ini disampaikan Oke saat membuka Pra Rapat Kerja (Raker) Kementerian Perdagangan Tahun 2020 hari ini, Senin (2/3) di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta. Pra Raker yang akan berlangsung hingga besok, Selasa (3/3), ini mengawali pelaksanaan Raker Kementerian Perdagangan Tahun 2020 yang dijadwalkan berlangsung pada 4—5 Maret 2020 di Hotel Borobudur, Jakarta. Pra Raker dihadiri 350 orang peserta yang
terdiri atas pejabat eselon 1 dan 2 Kemendag, jajaran eselon 3 Kemendag serta Perwakilan Perdagangan di Luar Negeri.

"Transformasi Perwakilan Perdagangan RI di luar negeri merupakan salah satu upaya Kementerian Perdagangan dalam akselerasi untuk meningkatkan ekspor nonmigas. Akselerasi peningkatan ekspor dan penguatan pasar dalam negeri merupakan dua pilar untuk menjadikan Indonesia negara maju, serta pendorong bagi Indonesia untuk berinovasi dan berkinerja lebih baik," tandas Oke.

Lanjut Oke, perwakilan perdagangan di luar negeri memiliki peran penting dan ujung tombak peningkatan ekspor Indonesia, yaitu sebagai pusat promosi produk Indonesia, agen pemasaran, dan penyedia market intelligence.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) periode 2019—2020 Dody Edward menyampaikan, perwakilan perdagangan juga berperan penting atas kesuksesan penyelenggaraan promosi dan misi dagang di luar negeri. 

"Peningkatan peran perwakilan perdagangan sangat krusial. Hal ini karena
kesuksesan program tersebut membutuhkan dukungan dan peran aktif dari perwakilan perdagangan di luar negeri yang melakukan persiapan dari sebelum kegiatan promosi dan misi dagang sampai pasca pelaksanaan kegiatan promosi dan misi dagang tersebut sehingga capai transaksi yang ditargetkan,” imbuh Dody saat memberikan paparan pada sesi diskusi Strategi Promosi Terpadu Cipta Transaksi.(rel)
Komentar Anda

Berita Terkini