LARISPA


Hut Teater "Tegal" Ke 41 Dihadiri DPR-RI Komisi X

HARIAN9 author photo

LANGKAT| H9
Tampilan Teater Seni Malam Pesta Hut Ke 41 Garis Lurus Langkat Yang Disingkat (Tegal) gabungan asli Putra-putri anak melayu yang sempat dikenal dulu dengan sebutan,negeri kesultan,"Tujuan melestarikan Budaya dan Adat Langkat Tetap Berseri, Sabtu malam (21/3/2020).

Berdirinya Wadah kesenian tersebut pada 11 Maret 1979,"Atas kerja sama para pekerja pencinta seni orang langkat yang dipimpin oleh H.Zainal Aka.

Pagelaran acara saat malam tersebut menampilkan bermacam keterampilan seni seperti,Tari,Puisi,Pantomi,Monolog dan pemutaran film yang berjudul Anak Rimba,"Hasil karya anak seni taeter langkat yang dimainkan oleh Junior Tegal.

Keistimewaan dalam melaksanakan memeriahkan hari jadi Tegal,dihadiri oleh anggota DPR-RI Komisi X dari Partai Gerinda,Bapak Datok sri Prof, Johar Arifin Husein.

Sambutan sebagai tamu penghormatan tidak terlepas dari tradisi mengikuti leluhur adat melayu, melakukan tepung tawar serta memakaikan tanjak (Simbul Khas Topi Melayu) oleh seniman/budayawan Langkat H. Zainal AKa.

Saat kru media Harian9.com menemui salah satu pentolan pengurus sebagai teater Tegal yang bekerja dikantor kecamatan Tanjung Pura yang memegang bidang pelayanan penguruan pembuatan KTP.Senin (23/3/2020).

Pertemuan tersebut menanyakan tanggapan anggota DPR-RI yang ikut Hut Tegal ke 41, Komentar Datok Sri merasa terharu atas apa yang dibuat oleh para seniman Tegal.

" Kami eslalu di tanamkan oleh ayahanda H.Zainal aka untuk selalu berpedoman sedikit bicara banyak bekerja, maka kami bersama Kawan-kawan selalu berbuat untuk menjaga dan mlestarikan seni budaya Langkat. Walaupun pemerintah belum pernah memberikan bantuan kepada kami,kami tetap berjalan, setiap anak belajar masuk disini tidak pernah kami pungut biaya,alias gratis,"ujarnya.

Sebelumnya teater ini, sempat membuat beberapa perlombaan,di antaranya lomba tari melayu tingkat (SD), lomba baca puisi (SMP) dan lomba berbalas pantun tingkat (SMA).

Dalam acara kompetisi perlombaan tersebut, Ketua tegal, Teguh Syahputra menjelaskan bahwa tempat latihan ini dibangun di atas tanah pribadi, dengan dana pribadi ayahanda H.Zainal AKa.

"Semua kami kerjakan secara mandiri. Usia Teater ke 41 tahun, kalau ibaratkan anak manusiaini bukanlah usia yang muda lagi," ujarnya.

Dalam penampilkan sebuah teatertidak pernah memainkan naskah cerita dari luar, namun naskah yang dibuat karya seni sendiri. Baru-baru ini, teater ini melalui GL pro (garis lurus production) telah pula menyelesaikan 2 film diantaranya retak tak hancur dan anak rimba, yang diperankan oleh seniman teater garis lurus, yang mana film tersebut telah dikirim ke Radio dan televisi malaysia.(WD012)
Komentar Anda

Berita Terkini