LARISPA


Jokowi Nyatakan WNI Kena Virus Corona, Kejutkan Pelaku Pasar

HARIAN9 author photo

MEDAN| H9
Pelaku pasar dikejutkan dengan pemberitaan dari Presiden Joko Widodo yang menyatakan bahwa ada dua WNI yang positif covid-19 atau virus corona. Seiring dengan kabar tersebut, IHSG langsung terpangkas lebih dari 1% di sesi pertama. Tidak lama setelah kabar tersebut diberitakan. Koreksi pada IHSG ini menjadi kabar buruk baru bagi pelaku pasar. Hal ini dikatakan analis keuangan Sumut, Gunawan Benjamin, Selasa (3/3/2020).

Padahal di sesi pertama pagi, IHSG sempat menguat dan diyakini akan lebih banyak terdongkarak dari sentimen positif yang beredar di pasar keuangan Asia. Beberapa indeks saham di Asia justru mampu mengalami kenaikan yang seyogyanya akan menjadi kabar baik bagi pelaku pasar saham di tanah air.

"Namun tanpa diduga, pasar berbalik arah dengan lebih banyak memilih keluar setelah diumumkan terjangkitnya dua WNI akibat serangan virus corona tersebut. IHSG di sesi kedua perdagangan pada dasarnya mencoba untuk keluar dari tekanan dan sempat mampu menembus level psikologis 5.400," katanya.

Akan tetapi, IHSG tidak mampu berbalik dan pada akhirnya terpuruk di level 5.361,24 atau turun 1.67%. Sementara itu, hal yang tidak jauh berbeda juga terjadi pada mata uang Rupiah. Kondisi Rupiah saat diumumkan temuan kasus baru Covid-19 di Indonesia tertekan dan sempat melemah di kisaran level 14.400-an per US Dolar namun tidak berlangsung lama.

"Kebijakan Bank Indonesia yang secara tiba-tiba melakukan rapat dewan Gubernur BI, memutuskan untuk menurunkan kewajiban GWM atau Giro Wajib Minimum valas dari sebelumnya sebsar 8% menjadi 4%. Kebijakan tersebut efektif meredam tekana pada mata uang Rupiah yang pada akhirnya mampu berbalik menguat di sesi penutupan,"ujarnya.

BI merespon cepat penyebaran virus corona di Indonesia dengan melakukan kebijakan untuk menurunkan GWM valas tersebut. Kebijakan inistidaknya meredam gejolak pasar keuangan nasional yang tengah tertekan dari buruknya dampak yang ditimbulkan dari serangan covid-19 terhadap pasar keuangan. 

"Rupiah di hari ini ditutup menguat di level 14.265 per US Dolar.. Menguat dibandingkan penuutpan sebelumnya dimana Rupiah sempat di atas 14.300 per US Dolar," pungkasnya.(PP04)

Komentar Anda

Berita Terkini