LARISPA


Polres Aceh Tamiang Tangkap Empat Pencuri dan Satu Masih DPO

HARIAN9 author photo

ACEH TAMIANG| H9
Kapolres Aceh Tamiang AKBP Zulhir Destrian,SIK menyampaikan, bahwa telah terjadi pencurian di Kecamatan Karang Baru, dimana kronologis kejadian yaitu pada Jumat (23/02/2020) telah terjadi dugaan tindak pidana pencurian di rumah Syafrizal bin M.Syarif (49 tahun) pekerjaan pedagang, alamat Dusun Bahagia Kampung Bundar, Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang.

"Setelah dilakukan penyelidikan pada Jumat (28/02/2020) berhasil diamankan diduga sebagai pelaku pencurian atas nama MAA  (31 tahun), pekerjaan supir, warga  Kecamatan Pematang Jaya Kabupaten Langkat, di jalan Medan-Banda Aceh kampung kota Lintang Kecamatan Kota Kualasimpang," katanya, Selasa (3/3/2020).

Kemudian dilakukan penangkapan terhadap para pelaku lain yaitu, Sa (46 tahun) pekerjaan buruh harian lepas, alamat Kecamatan Rantau kabupaten Aceh Tamiang, Su alias Marpaung bin Sutar (30 tahun) pekerjaan mekanik sepeda motor, warga Kecamatan kejuruan Muda Kabupaten Aceh Tamiang, Ka (37 tahun) pekerjaan pedagang, alamat Kecamatan Babalan Kabupaten Langkat.

"Adapun modus operandi tersangka masuk ke rumah korban karena mengetahui rumah korban dalam keadaan kosong, kemudian mereka mengambil barang-barang berharga dan dari empat tersangka yang berhasil diamankan satu  orang diantaranya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO),"tegasnya.

Barang bukti yang berhasil disita yaitu 1 buah jam tangan merk Alexandre Cristie, Satu unit laptop merk Asus 14 inchi, Satu unit notebook Acer 10 inchi, Satu unit laptop merk Acer 9 inchi, Satu unit handycam merk Sony, Satu unit handphone merek Samsung j3 Pro, Satu unit tablet merk Lenovo 10 inchi, 1 buah pompa decubitus merk onemed, 1 buah tas merk Eiger warna, 1 buah miniatur becak,1 buah miniatur sepeda ontel, 1 buah kamera digital merk BenQ, 12 buah aksesoris, uang sebesar Rp 2.820.000. 

"Satu unit sepeda motor Honda Supra Fit warna hitam tanpa nopol, Satu unit sepeda motor Honda Garuda warna hitam tanpa nopol, Satu unit set motor Kawasaki Ninja 150 warna kuning biru nopol: BK 5006 RK," ujarnya.

Kerugian korban ditaksir sekitar  Rp 113.350.000 dan para Pelaku tindak pidana melanggar pasal 363 ayat 1 ke 3E ke-4, ke-5 KUHP pidana dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara, serta pasal 480 KUHP pidana, ancaman hukuman maksimal 4 tahun. (WD013).

Komentar Anda

Berita Terkini